Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2017-03-24 | Waktu : 15:14:28
Serah Terima dan Peresmian Gedung Kuliah Bersama Haji Anif

Medan 23 Maret 2017.   Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) H. Lukman Hakim Saifuddin meresmikan Gedung Kuliah Bersama H Anif di Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut), Jalan Sutomo

Gedung kuliah bersama yang diresmikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan Universitas Islam di Indonesia.  Gedung kuliah bersama tersebut dibangun dengan biaya Rp7 miliar lebih atas sumbangan tokoh masyarakat yang juga Ketua Dewan Kurator Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut Haji Anif.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi konsep gedung kuliah bersama yang dikembangkan UIN Sumatera Utara. Menurutnya, gedung kuliah bersama merupakan konsep modern dalam mengoptimalkan potensi gedung yang ada.

Menag menitipkan gedung tersebut kepada civitas akademika UIN Sumut untuk menjaga dan merawatnya dengan baik agar memberikan manfaat secara maksimal.Menag berharap tidak ada masalah di kemudian hari akibat ketidakmampuan merawat dan memanfaatkan gedung baru tersebut.

Gedung tersebut merupakan hibah dari H Anif, salah tokoh masyarakat kepada UIN Sumut yang aktif dalam pembangunan pendidikan, sosial dan juga agama.

 “Dengan adanya gedung kuliah bersama ini tentu nilai kemanfaatannya dapat optimal atau maksimal. Oleh karena itu, saya merasa bersyukur atas bantuan dan dukungan H Anif dalam mengembangkan dunia pendidikan khususnya Islam di Sumut,” sebut Lukman

Dalam kesempatan itu, Haji Anif menyampaikan syukur masih bisa berkontribusi memajukan pendidikan di Sumatera Utara dengan memberikan sarana berupa gedung tempat belajar mengajar.

"Karena sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat kepada orang lain baik itu berbentuk ilmu, materi dan jasa. Semoga menjadi amal jarriyah bagi kita semua," katanya.

Rektor UIN Sumut Prof Saidurrahman mengatakan, sebelum dibangun dengan gedung baru, di tempat itu ada bangunan lama bernama gedung Mustafa Husain yang diambil dari nama pendiri Ponpes Mushtafawiyah yang dibangun pada tahun 1972.

Karena tidak laik lagi digunakan, diperlukan pergantian dan dibangun gedung baru dengan nama “Gedung Kuliah Bersama Haji Anif” tanpa mengurangi substansi dan nilainya.

Rektor UIN Sumut Saidurrahman menuturkan, gedung kuliah bersama Haji Anif ini sangat bermanfaat bagi pengembangan UIN ke depan. Gedung tersebut akan digunakan untuk fakultas Saintek dan kedokteran. Selain ruang kuliah dan laboratorium Saintek, gedung ini juga dilengkapi dengan auditorium.

"Sarana prasarana UIN Sumut terus dikembangkan untuk mendukung perkuliahan. Gedung Kuliah Bersama Haji Anif menjadi Wadah keilmuan yang kini lebih layak," katanya.

Gedung tersebut juga akan digunakan untuk kantor Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) yang membawahi sejumlah perguruan tinggi swasta dengan jumlah mahasiswa lebih dari 20 ribu orang.

Wagub Sumut Nurhajizah Marpaung yang menyaksikan peresmian itu mengharapkan keberadaan gedung tersebut mampu membawa kemajuan bagi pendidikan di Sumut.

Pemprov Sumut juga mengharapkan UIN Sumut terus melakukan inovasi agar mampu menjadi perguruan tinggi yang berkelas, terutama untuk memberikan kontribusi pada kemajuan dunia pendidikan

Ada yang unik pula dalam acara ini, pembawa acara menggunakan 3 bahasa yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab karena adanya dari undangan yang datang dari Negara Arab dan Singapura. 

Acara serah terima dan peresmian Gedung Kuliah Bersama Haji Anif di Kampus UIN Sumut berlangsung meriah. Acara ini juga dihadiri oleh Walikota Medan Drs. Dzulmi Eldin, M.Si, Kepala Kanwil Kemenag Sumut Tohar Bayoangin, Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin, Bupati Labuhan Batu Utara H Khairuddinsyah Sitorus, tokoh ulama Sumut dan perwakilan negara asing serta civitas akademika UIN Sumut. Acara ini juga dimeriahkan dengan pemberian tumpeng atas peringatan hari ulang tahun ke-78 Haji Anif