Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2017-11-02 | Waktu : 12:07:28
Workshop Kurikulum dan Penyelenggaraan Kelas Internasional Ekonomi Islam

Medan, 02 November 2017. UIN-SU Medan saat ini terus berbenah menjadi kampus berstandar internasional, demikian disampaikan Rektor UIN SU Medan, Prof. Dr. KH. Saidurrahman, M.Ag, pada workshop “Pengembangan Kurikulum dan Penyelenggaraan Kelas Internasional Ekonomi Islam Dan Memorandum of Agreement (MoA) Antara UIN-SU Medan dengan Kulliyah of Economics and Management Science, International Islamic University Malaya (IIUM), Selasa, 01 November 2017. Pembukaan satu kelas khusus berstandar internasional di UIN-SU telah didukung penuh oleh Dirjen PENDIS Kementerian Agama RI yang mengharapkan UIN-SU  Medan dapat memacu diri untuk menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) berstandar World Class University, lanjut Prof. Saidurrahman.Proyek kelas khusus ini akan menjadi salah satu program prestigious di lingkungan UIN-SU Medan yang bertujuan untuk mempersiapkan cikal bakal kelompok ahli dan praktisi ekonomi Islam berkaliber internasional.  “UIN-SU Medan telah dikenal di tingkat nasional sebagai PTKIN yang concern terhadap studi ekonomi Islam,” jelas Prof. Saidurrahman.  “Lembaga kita telah memperoleh penghargaan tingkat nasional dari Presiden RI sebagai satu universitas Islam yang serius mengembangkan ekonomi Islam.” Momentum ini akan kita jadikan sebagai triggger untuk lebih mengembangkan Fakultas Ekonomi Islam & Bisnis Syari’ah UIN-SU Medan secara lebih baik. Salah satu upaya yang kita lakukan adalah pembukaan kelas internasional dengan kurikulum, metode pembelajaran dan fasilitas kuliah modern dan up-to-date sebagaimana yang kita lihat dan jumpai di universitas-universitas ternama seperti di Malaysia, Inggris dan USA. Kita sangat yakin, kerjasama-kerjasama akademik yang selama ini telah kita bina dengan universitas dan lembaga penelitian ekonomi Islam di luar negeri akan dapat membantu kita dalam mewujudkan kelas khusus ekonomi Islam yang berstandar internasional,” lanjutnya. Prof. Dr. KH. Saidurrahman, MA menambahkan bahwa UIN SU dengan jargon JUARA menjadi satu satu nya universitas pertama yang dipercaya Pendis Kemenag untuk memulai persiapan kelas internasional

Wakil Rektor II UIN-SU Medan, Dr. Muhammad Ramadhan, MA, menyampaikan bahwa ide pembukaan kelas khusus berstandar internasional dalam bidang ekonomi Islam ini muncul sebagai upaya menjawab tantangan terhadap masih langkanya pakar dan praktisi ekonomi Islam yang connect dengan berbagai isu ekonomi global.  Strategi yang dipilih untuk mewujudkan ide ini hampir sama dengan Program Pembibitan Dosen yang dahulu telah sukses melahirkan cendikiawan Muslim yang saat ini memberi pengaruh penting bagi corak perkembangan PTKIN di lingkungan Kementerian Agama RI.  “Perbedaan dengan program terdahulu tentu ada, tetapi hanya sedikit saja, yaitu dalam hal timing dan targetnya,” jelas Dr. Ramadhan.  “Kelas khusus kita ini akan diperuntukkan bagi para lulusan Sekolah Menengah Atas sederajat, sehingga pembinaan akademik dan keahlian peserta didik dapat dimulai lebih awal, dan tidak harus menunggu sampai mereka selesai dulu dari program Strata 1 (S.1),” jelasnya. Calon mahasiswa kelas khusus ini akan dipilih dari generasi-generasi muda yang memperlihatkan potensi dan kualifikasi tinggi untuk mengikuti sistem perkuliahan berstandar internasional dan melakukan penelitian-penelitian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat ekonomi global. Target kelas kita ini juga khusus, yaitu disiplin ekonomi Islam bersama cabang-cabang ilmunya,” jelasnya.

Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI) UIN-SU Medan, Dr. Andri Soemitra, MA menyambut antusias rencana pembukaan kelas internasional di fakultas yang dipimpinnya ini. “Kebutuhan terhadap kelas khusus berstandar internasional di FEBI UIN-SU Medan memang sudah dirasakan sejak lama, terutama karena spesialisasi ekonomi Islam memerlukan upaya serius dalam pengintegrasian cabang-cabang ilmu humaniora terutama yang berkaitan langsung dengan ilmu keagamaan (dirasah al-din) dan ilmu ekonomi kontemporer.  Kelas khusus seperti ini akan membantu percepatan integrasi ilmu di lingkungan FEBI,terutama karena kurikulum dan sistem pengajarannya akan dihubungkan dengan wacana akademik aktual yang sedang diperbincangkan di berbagai universitas ternama di ASEAN, Timur Tengah, Eropah maupun USA,” jelasnya.  “Kita akan segera membentuk tim task forcedengan fungsi dan tugas khusus untuk menyusun dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam pendirian kelas khusus internasional ini, mulai dari penyusunan proposal kelas khusus, kurikulum, metode rekrutmen calon mahasiswa sampai tenaga pendidiknya,” lanjutnya. Kita menargetkan, alumni kelas khusus ini akan dapat langsung melanjutkan studi ekonomi Islamnya ke berbagai universitas ternama di dunia Internasional atau menjadi para praktisi ekonomi Islam yang memiliki pengetahuan dan skill bertarap internasional,” jelasnya.

Ketua Project Implementing Unit (PIU) UIN-SU Medan, Dr. Zainul Fuad, MA, menyatakan bahwa rencana pembukaan kelas khusus berstandar internasional di FEBI UIN-SU Medan ini sejalan dengan target proyek pengembangan UIN-SU Medan yang dibiayai Islamic Development Bank (IsDB).  “Dalam skema pembiayaan proyek IsDB di UIN-SU Medan, UIN-SU Medan ditargetkan sebagai PTKIN yang memiliki kekhususan dalam pengembangan ekonomi Islam.  Pembukaan kelas khusus berstandar internasional ini sudah tentu akan didukung  penuh baik oleh pihak IsDB sebagai donatur proyek, Kementerian Agama RI dan seluruh sivitas akademika UIN-SU Medan,” jelasnya.

Moraluddin Harahap, selaku Project Manager(PM) di Project IsDB UIN-SU Medan juga mendukung rencana pembukaan kelas khusus ini.  “Sesuai dengan kebijakan Rektor UIN-SU untuk mewujudkan UIN-SU yang lebih JUARA, PIU UIN-SU Medan mendukung penuh rencana pembukaan kelas internasional ini.  Dukungan itu akan diwujudkan dengan alokasi anggaran PIU UIN-SU Medan untuk melengkapi sarana dan prasarana kelas khusus yang berstandar internasional,” jelasnya.  Dana juga akan dialokasikan untuk membiayai program dan kegiatan start-up, sehingga kelas khusus yang akan didirikan memiliki strategi dan Key Performance Index (KPI)yang jelas, rasional dan terukur. “Dalam waktu dekat, kita akan berdialog intensif dengan tim task force untuk merumuskan dan melaksanakan block program pendirian dan pembukaan kelas khusus internasional ekonomi Islam di FEBI UIN-SU Medan,” jelasnya.

Workshop diisi dengan presentasi makalah Prof. Dr. Maliah Sulaiman dan dan Prof. Dr. Mohd Nahar Mohd Arsyad, pakar pendidikan ekonomi Islam dari Kulliyah of Economics And Management Science, International Islamic University Malaya (IIUM), Malaysia. Kedua narasumber tersebut menjelaskan secara detail pengalaman dan praktek IIUM dalam melaksanakan dan menyelengarakan kelas berstandar internasional pada bidang ekonomi Islam di fakulatas yang saat ini mereka pimpin.

Peserta workshop, yang terdiri dari unsur pimpinan UIN-SU Medan, unsur pimpinan FEBI UIN-SU, para guru besar ekonomi Islam dan dosen,mengikuti workshop secara antusias. Peserta workshop selanjutnya dibagi menjadi 6 kelompok dengan hasil rekomendasi berupa langkah-langkah strategis yang harus ditempuh dalam pendirian kelas khusus internasional di FEBI UIN-SU Medan. Di antara rekomendasi tersebut adalah permintaan agar pimpinan UIN-SU Medan dan FEBI UIN-SU Medan secepatnya menbentuk tim persiapan pembentukan kelas internasional yang akan menghasilkan dokumen-dokumen penting untuk pendirian kelas khusus internasional FEBI UIN-SU Sumatera Utara.

Hadir juga pada kegiatan tersebut Kepala LPM Dr. Mhd. Syahnan, MA,  Wakil Dekan I Dr. H. Muhammad Yafiz, Wakil Dekan II Dr. Hj. Chuzaimah Batubara, MA, Wakil Dekan III Dr. Nurlaila, para kajur dan sekjur serta para dosen FEBI UIN SU