Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2017-11-23 | Waktu : 10:57:44
Penandatangan MoU UIN SU dengan Universitas Elektronik Saudi (UES) Riyadh, Arab Saudi

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dan Universitas Elektronik Saudi (UES) Riyadh, Arab Saudi, menandatangani nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) bidang pelatihan bahasa, khususnya tes kemampuan bahasa Arab.

Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Kampus UES Riyadh, Arab Saudi, Selasa (15/11). Turut hadir dalam MoU tersebut, Rektor UINSU Prof Dr H Saidurrahman MAg, Rektor UES Riyadh Dr Abdu Aziz Bin Musa, Wakil Rektor II UINSU Dr Ramadhan MA dan Kepala Pusat Pengembangan Bahasa UINSU Dr Ali Akbar Simbolon MA.

Saidurrahman mengatakan, penandatanganan kerja sama ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan semangat kemampuan bahasa arab di kalangan mahasiswa, dosen dan pegawai di lingkungan UINSU. Sebab, kata dia, bahasa arab merupakan bahasa Alquran, dan naif jika umat Islam khususnya para akademisi tidak dapat berbahasa Arab.

"Program ini merupakan terobosan baru yang dilakukan oleh perguruan tinggi dan UIN adalah salah satu perguruan tinggi yang melakukannya," katanya.

Saidurrahman menyebutkan, sebagai tindaklanjuti kerjasama ini, sebagaimana disampaikan oleh Rektor UES Riyadh, Dr Abdul Aziz bin Musa, bahwa pihaknya akan melakukan kunjungan balasan dalam waktu dekat untuk memastikan program ini secepatnya dijalankan.

"Dalam waktu dekat, UES Riyadh akan melakukan kunjungan balasan ke UINSU, sebagai langkah cepat menindaklanjuti program ini," kata Saidurrahman.

Rektor menyebutkan, persaingan global yang terjadi saat ini menuntut perguruan tinggi terus berbenah dalam rangka meningkatkan SDM yang dihasilkannya.

"Bukan sekadar menghasilkan SDM para alumni, namun UINSU juga berbenah menjadi world class university melalui kerjasama di segala bidang sektor. Salah satunya melalui pengembangan pelatihan bahasa Arab ini," katanya.

Pelatihan bahasa Arab, menurut Saidurrahman, dapat mengantarkan para dosen dan pegawai untuk mengenal dunia di kancah internasional. Karena itu, kata dia, sebagai perguruan tinggi Islam, UINSU tidak boleh ketinggalan merebut kompetisi ini.

"Selama ini, UINSU juga sudah berhasil menggelar seminar internasional bahasa arab, maka tindaklanjutnya harus dilakukan kerjasama dengan luar negeri, termasuk kampus yang ada di Arab Saudi," kata Saidurrahman.

Menuju world class university itu, kata Saidurrahman, para dosen dan pegawai di lingkungan UINSU harus mempersiapkan SDM sedini mungkin, guna menjawab tantangan tersebut.

"Tidak ada alasan, dosen dan pegawai harus menguasai bahasa. Kerjasama ini kita harapkan menjadi solusinya," kata Saidurrahman.