Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2018-04-13 | Waktu : 16:00:24
Wisuda UIN SU ke 67

Medan (UINSU). Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) mewisuda 1.252 sarjana,  S1, S2, dan S3. Seremonial wisuda digelar, Rabu (11/04), di kampus II UINSU, Jalan Willem Iskandar, Medan Estate. 

Sidang Terbuka Senat UINSU ini merupakan wisuda sarjana ke-67. Tema yang diangkat,  'Kita Wujudkan Islam Rahmatan Lilalamin menuju UINSU yang lebih juara, maju, unggul jaya raya dan sejahtera'.

Rektor UIN SU Prof. Dr. KH. Saidurrahman, M.Ag didampingi Ketua Panitia Wisuda yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UINSU Prof. Dr. Syafaruddin, M.Pd menjelaskan, 1.252 wisudawan terdiri dari 43 doktor (S3), dan 170 magister (S2). 

Untuk S1, terdiri dari 484 sarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 182 sarjana Fakultas Syariah dan Hukum, 75 sarjana Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 223 sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan 75 sarjana Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam. 

"Jadi jumlah total lulusan UINSU hingga tahun 2018 adalah 42.998 orang," kata Prof. Dr. Syafaruddin jelang digelarnya wisuda.

Rektor UIN SU Prof. Dr. KH Saidurrahman, M.Ag menambahkan dalam sejarahnya katanya sampai saat ini, IAIN/UIN SU telah meluluskan 42.998 alumni yang saat ini telah berkiprah di tengah-tengah masyarakat, birokrasi, praktisi maupun profesional.

“Alhamdulillah para alumni yang ada sudah memberikan peran signifikan seperti pimpinan dalam berbagai lembaga legislatif, eksekutf, yudikatif dan lainnya, oleh karena itu kami berharap agar para alumni yang diwisuda kali ini dapat memberikan kontribusi terbaiknya,ujar Prof. Dr. Saidurrahman.

Menag RI Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan, perguruan tinggi bukan jenjang terakhir pendidikan, karena masih ada berapa jenjang pendidik formal lainnya S2 dan S3. Untuk itu pemerintah pusat ke depan akan lebih memberi perhatian lebih baik lagi dengan lembaga pendidikan Islam.

Tak hanya itu, Lukman juga berkesempatan  memberi dukungan kepada lembaga pendidikan Islam lainnya seperti pesantren, karena dari data tahun 2016 jumlah pesantren terbaik 28.194, yang tidak hanya mempelajari ilmu agama, juga ilmu formal lainnya. Tidak sedikit dari para lulusan pesantren sukses di berbagai bidang. 
 
“Untuk itu pemerintah juga memberi perhatian khusus terhadap kemajuan pesantren kedepan, karena berperan melahirkan generasi yang tangguh dalam agama Islam, juga perkembangan teknologi,” paparnya
 
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi berpesan kepada para alumni Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) agar menjadi garda terdepan untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.
 
Dengan terjaganya kondusifitas Pilkada, yang dibingkai dengan doa dan harapan masyarakat Sumut, kata Tengku Erry, diharapkan akan lahir pemimpin yang amanah, takut kepada Allah SWT dan otomatis bisa memperhatikan masyarakat Sumut.
 
Selain itu, jelas Erry, bahwa UINSU yang sudah memiliki reputasi sebagai Center Of The Production of Knowledge, sehingga UINSU akan dirasakan sebagai oase ilmu integratif di tengah-tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi global. 
 
“Bila hal tersebut terus diupayakan, pada saatnya nanti kita akan menyaksikan bahwa UINSU Insya Allah akan selalu juara dan menjadi World Class University,” jelasnya.
 
Selain itu, Gubsu juga berharap agar UIN SU ke depan terus melakukan terobosan inovatif agar menjadi lembaga pendidikan tinggi Islam yang tidak hanya memiliki competitive advantagesdan comparative advantages dalam beberapa aspek, tetapi juga memiliki reputasi sebagai center of the production of knowledge.
 
“Sehingga menjadi oase ilmu integratif di tengah-tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi global,” tuturnya.
 
Acara wisuda sarjana ke 67 dilaksanakan di Gedung Aula Kampus II UINSU, Jalan Williem Iskandar Medan. Hadir pada acara wisuda tersebut Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Rektor UIN SU Prof Dr. KH. Saidurrahman, Bupati Labuhan Batu Utara Kharuddin Syah, serta sejumlah wakil dari Forkopimda dan para pimpinan dan undangan lainnya

Prof. Dr. Syafaruddin juga menambahkan, wisuda kali ini lebih bermakna karena dirangkai dengan 'Mengaji (Mengasah Jati Diri)' Indonesia di kampus I Jalan Sutomo, Medan, yang akan digelar Rabu malam. 

UINSU Medan dipilih oleh Kemenag RI sebagai penyelenggara acara Mengaji Indonesia yang ke-2 setelah digelar di UIN Sunan Ampel Surabaya. (snj)