Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2019-02-15 | Waktu : 23:01:01
UIN SU GELAR RAPAT KERJA PEJABAT "TIGA HARGA MATI UNTUK UIN SU JUARA"

Parapat, (UIN SU)

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) menggelar Rapat Kerja Pejabat yang diikuti para pimpinan kampus, para dekan dan wakil dekan, ketua-ketua lembaga di Parapat pada 12-14 Februari 2019. Rapat ini membahas lima lokus dan tiga harga sebagai upaya untuk membawa UIN SU menjadi kampus yang lebih juara di masa mendatang.

Rapat kerja kali ini mengangkat tema 'Dengan fokus lima lokus dan tiga harga mati, kita wujudkan UIN SU yang lebih JUARA (maju, unggul, jaya, raya, sejahtera) dalam membangun peradaban Sumut, Indonesia dan dunia'. Seperti yang sering digaungkan, tiga harga mati yang ingin dicapai yaitu akreditas A untuk tingkat institusi, digitalisasi dan internasionalisasi kampus dengan berbagai program dan upaya nyata dilakukan.

Rektor UIN SU, Prof Dr KH Saidurrahman, MAg dalam sambutannya pada acara pembukaan rapat tersebut menyampaikan, untuk mewujudkan tiga harga mati itu tentu diperlukan sinergitas dan dukungan semua pihak. Khususnya bagi semua pejabat dan civitas kampus Islam terbesar di Sumut itu. "Tentu saja semua program kita menghendaki sinergi dan keterpaduan program yang kuat dan data yang terintegerasi. Jadi, integerasi data menajadi kunci termasuk di Kemenag. Kita harus punya integerasi data. Kalau sudah ada, kita lebih mudah untuk memberikan reward maupun punishment," jelasnya.

Ia menilai, data yang terintegerasi merupakan salah satu aspek penting untuk menjalankan berbagai mekanisme yang dapat memajukan kampus. Misalnya terkait perencanaan program, model program terpadu, pembangunan, kegiatan pendidikan tinggi hingga menyoal pemberian reward dan punishment. "Akreditasi A merupakan wujud keberhasilan untuk meraih berbagai standart atau indikator, saat ini ada dua prodi kita yang akan segera divisitasi lapangan terkait untuk kepentingan akreditasi," tandasnya.

"Pokoknya kita semua bisa bersama-sama, kita sangat yakin tentu Allah akan melihat keikhlasan kita. Terima kasih kepada kita semua yang sudah bersama, di sisa amanah yang hanya tinggi 18 bulan ini, harus diselesaikan dan dipertanggungjawabkan. Terima kasih atas dukungan selama ini," tukasnya.

Ketua panitia rapat kerja, Drs H Syahruddin Siregar, MA menyampaikan, pada 2018 dan tahun sebelumnya berdasarkan seperangkat aturan dari negara dan peraturan menteri agama bahwa UIN SU terus menyelenggarakan pendidikan tinggi Islam yang berorientasi pada Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dan di 2019 ini akan lebih menguatkan upaya untuk mewujudkan tiga harga mati tersebut dan terkait penganggaran 2020 mendatang.

 

"Maksud dan tujuan kegiatan ini yaitu mengevaluasi program dan penganggaran 2018, lalu membuat jadwal program dan penganggaran 2019 serta membuat garis besar serta rancangan program dan penganggaran di 2020 mendatang. Semua ini merupakan upaya nyata kita mewujudkan akreditasi, digitalisasi dan internasionalisasi yang digaung-gaungkan selama ini," ujarnya.

Rapat ini diisi berbagai materi, di antaranya materi arah kebijakan pembangunan pendidikan tinggi dalam RPJMN yang dibawakan Direktur Pendidikan Tinggi, Iptek dan Kebudayaan BAPPENAS, Amich Al Humami, MA, MEd, PhD, lalu materi kebijakan dan isu-isu strategis pendidikan tinggi keagamaan Islam pada Kemenag, arah kebijakan akademik dalam peningkatan akses, administrasi, perencanaan dan keuangan. Selain itu juga dibahas evaluasi pelaksanaan kegiatan dan capaian realisasi anggaran 2018.

Acara pembukaan rapat kerja tersebut dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin TGB (Tuan Guru Batak) Syekh Dr H Ahmad Sabban Rajagukguk, MA. Lalu pemberian penghargaan oleh rektor kepada unit kerja dengan penyerapan anggaran terbaik yang ada di lingkungan UIN SU.( Humas)