Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2019-03-05 | Waktu : 19:40:26
UINSU GELAR PERTEMUAN WR 3 EVALUASI DEMI PENGUATAN DUNIA KEMAHASISWAAN PTKIN

Medan, (UIN SU) 

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU) menggelar pertemuan wakil rektor III bidang kemahasiswaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Sumatera di Hotel Gran Mercure Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Senin (25/2) malam.

Pertemuan membahas evaluasi sejumlah kegiatan pendidikan tinggi di lingkungan Kementerian Agama RI di antaranya evaluasi pelaksanaan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang pertama dilakukan di UIN Raden Patah Palembang beberapa waktu lalu, lalu evaluasi penyelenggaraan beasiswa pendidikan Bidikmisi dan kegiatan kemahasiswaan di lingkungan PTKIN khususnya di Sumatera.

Demikian dijelaskan Rektor UIN-SU, Prof Dr Saidurrahman, MAg melalu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Amroeni Drajat, MAg pada pembukaan acara tersebut. “Evaluasi terkit pelaksanan PKM Palembang tahun lalu yang direncanakan menjadi agenda rutin PTKIN, lalu penyelenggaraan Bidikmisi dan kegiatan kemahasiswaan. Kita berharap melalui pertemuan ini ada solusi dan perbaikan demi kemajuan pendidikan tinggi Islam di lingkungan Kemenag RI,” ujarnya didampingi Kepala Subbag Humas dan informasi UIN-SU Yunni Salma, MM.

Ketua Forum WR III PTKIN se-Sumatera, Dr RR Rina Antasari, SH, MHum menyampaikan, pertemuan ini merupakan agenda penting sebagai upaya peningkatan mutu dan kualitas pelayanan pendidikan tinggi PTKIN khususnya di Sumatera. “Terima kasih kepada UIN-SU yang bersedia menjadi tuan rumah pertemuan yang pertama ini dan memasilitasi sepenuhnya acara ini,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sejumlah pembahasan di pertemuan ini merupakan bentuk dan tekad mewujudkan visi misi PTKIN sebagai penyelenggara pendidikan tinggi Islam berkualitas dan mampu bersaing di tengah era global saat ini. Terkait PKM merupakan ajang kompetisi dan wadah silaturahmi serta tempat untuk meningkatkan pengalaman mahasiswa serta sebagai upaya pemenuhan indikator akreditasi kampus. “Kita mencoba mengangkat dunia kemahasiswaan melalui kegiatan nasional dan subnasional serta membesarkan nafas Bidikmisi,” paparnya.

Ia menilai, agar pendidikan tinggi Islam dapat setarakan bahkan dalam lingkup internasional perlu dilakukan berbagai gebrakan. Terkait sejumlah aspek penting seperti kurikulum penyelenggaraan pendidikan, kegiatan kemahasiswaan, beasiswa pendidikan dan lainnya. “Juga perlu kegiatan yang kompetitif dan inovatif agar lebih bernilai. Hal ini juga terkait memenuhi indikator akreditasi. Juga diadakan pelatihan softskill bagi mahasiswa,” pungkasnya.

Pertemuan itu diikuti sekitar 15 utusan dari PTKIN di Sumatera. Turut hadir pemateri di Kemenag RI, yaitu Ruchman Basori sebagai narasumber bidang kemahasiswaan dan Safriansyah narasumber bidang Bidikmisi. Ia menjelaskan, PTKIN saat ini terus berbenah meningkatkan kualitas menuju kampus PTKIN dengan visi menjadi kampus hebat. Hal ini melihat masih terdapat bahan evaluasi dalam penyelenggaraan pendidikan misalnya terkait pelayanan. Pertemuan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi untuk kemajuan kampus Islam Indonesia. (Humas)