Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2019-05-28 | Waktu : 18:44:52
SELEKSI UM-PTKIN UIN SU DIGELAR HARI INI

Medan, UIN SU

Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (UM-PTKIN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) digelar hari ini, Selasa (28/5) di kampus II Jalan Willem Iskander Medan dan 4 lokasi lainnya. Jalur penerimaan mahasiswa baru ini menyediakan sebanyak 1.862 kuota untuk 30 prodi di UIN SU.

UM-PTKIN adalah salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru di lingkungan Kemenag RI yang memberikan peluang di pergurun tinggi Islam seperti UIN, IAIN dan STAIN di seluruh Indonesia. Jalur seleksi nasional ini didasarkan pada hasil ujian tertulis dari masing-masing peserta. Hasil ujian yang memenuhi kriteria yang sesuai dengan ketentuan panitia UM-PTKIN, maka peserta tersebut nantinya memiliki peluang yang besar untuk dinyatakan lulus seleksi. Kali ini, UIN SU juga sebagai Panlok penyelenggara ujian ini.

Rektor UIN SU Medan Prof. Dr. KH. Saidurrahman, M.Ag.  didampingi Wakil Rektor bidang Akademik dan Kelembagaan Prof. Dr. Syafaruddin, M.Pd., Kepala Biro AAKK Dr. H. Dur Brutu, MA, Kepala Biro AUPK Dr. H. Tohar Bayoangin, M.Ag., Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan  Dra. Fitri Fatimah,  MM, Kepala Bagian Kerjasama, Kelembagaan dan Humas Subhan Dawawi, MM dan Kepala Subbag Humas dan Informasi UIN SU, Yunni Salma, MM menjelaskan, seleksi ini merupakan kelanjutan dari SPAN-PTKIN. Kedua jalur tersebut merupakan jalur masuk ke PTKIN, perbedaannnya yaitu SPAN-PTKIN dilakukan tanpa ujian tertulis dan khusus untuk siswa (calon mahasiswa) yang berprestasi. "Sedangkan UM-PTKIN dilaksakan melalui ujian tertulis untuk semua calon peserta lulusan SMA/MA sederajat untuk tiga tahun terakhir," jelasnya.

Di Panlok UIN SU ini, terdaftar sebanyak 6.016 peserta yang akan berkompetisi memperebutkan 1.862 kuota mahasiswa baru. "Rincian peserta yaitu untuk ruang SSE/CBT atau sistem seleksi elektronik sebanyak 80 orang, ruang IPA sebanyak, 103 orang, ruang IPC sebanyak 561 orang dan ruang IPS sebanyak 5.272 orang. Pelaksanaan ujian satu hari, pada Selasa 28 Mei 2019. Materi ujian meliputi tes kemampuan dasar, tes kemampuan bidang terkait IPA, IPS dan IPC. Lokasi ujian di sejumlah tempat," terangnya.

Selain di kampus II UIN-SU, lokasi ujian juga digelar di kampus I jalan IAIN, MAN 1 dan MAN 2 Medan di Jalan Willem Iskander dan di MTs Negeri 2 Medan Jalan Peratun Pasar V Medan Estate. Dengan jumlah ruang ujian sebanyak 301 ruangan. Selain itu, disediakan satu ruang untuk peserta penyandang disabilitas. "Pada pelaksanaan ujian ini, Panlok UIN-SU juga menyediakan satu ruang untuk peserta disabilitas. Kita ingin ujian ini bisa diikuti semua anak bangsa," ujarnya.

Diketahui, pelaksanaan ujian ini melibatkan 602 pengawas ujian dan 32 pengawas siaga yang siap ditugaskan sewaktu-waktu. Ia menyebutkan, UM-PTKIN merupakan salah satu dari lima jalur penerimaan yang ada di UIN SU . "Pada SNMPTN sudah diterima 542 orang, untuk jalur SPAN-PTKIN diterima 1.398 orang, sementara untuk jalur UM-PTKIN ini nantinya, kuota yang disediakan sebanyak 1.862 mahasiswa di 30 prodi," jelasnya.

Pada jalur ini pula, lima prodi terfavorit yaitu PAI (Pendidikan Agama Islam), perbankan syariah, Pendidikan guru Madrasah Ibtidaiyah, Ekonomi Islam dan Akuntansi Syariah. "Pengumuman kelulusan UM-PTKIN pada 1 juli 2019 mendatang.
UIN SU Medan masih mempunyai dua jalur penerimaan mahasiswa  baru  yaitu SBMPTN  pada 10-24 Juni mendatang dan UM-MANDIRI pada 2-31 Juli mendatang. Informasi lanjut dapat diakses di laman http://sbmptn.ac.id," jelasnya.

UIN SU saat ini terus mengembangkan pendidikan tinggi Islam di Sumut, saat ini tersedia 40 program studi yang bisa diakses dan dipilih calon mahasiswa dari lima jalur penerimaan tersebut. Puluhan jurusan tersebut meliputi prodi keagamaan Islam seperti Tarbiyah, Dakwah, Ushuluddin, Syariah dan Ekonomi Islam. Selain itu juga terdapat berbagai prodi umum yang baru seperti Kesehatan Masyarakat, Manajemen, Sains dan Teknologi dan prodi-prodi Ilmu Sosial. "Melalui seleksi UM-PTKIN diharapkan dapat menjaring calon mahasiswa yang memiliki kemampuan yang baik dan diprediksikan dapat menyelesaikan pendidikan di PTKIN tepat waktu," tandasnya. (Humas)