Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2019-10-17 | Waktu : 18:09:02
Masalah Gedung Mangkrak Rektor UIN SU: Insya Allah Selesai Tahun Depan

Medan (UIN SU): Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan yang tidak diselesaikan kontraktornya, akan dilanjutkan tahun depan (2020).

             “Insya Allah, selesai tahun depan,” kata Rektor UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Saidurrahman, M.Ag menjelaskan masalah gedung mangkrak tersebut kepada Wartawan di Kampus Jalan Sutomo Medan, Senin (2/9) (Keterangan dapat diakses melalui web profsaidurrahman.uinsu.ac.id)

            Menurut Rektor, titik terang kelanjutan pembangunan gedung mangkrak yang dibangun dengan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2018 itu diperoleh dari petunjuk Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pejabat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama Islam RI di Medan, Jumat (30/8). Tim tersebut terdiri dari Muhammad Nur Yasin, Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan, didampingi stafnya Satria Muharraman (Iman). Keduanya berada di Medan sejak kamis. Selain meninjau gedung mangkrak tersebut juga melihat langsung proses pembangunan gedung kuliah dana SBSB 2019, dan menjadi narasumber pada Focus Group Disscution Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) UIN SU Medan di Sibolangit.

            Bahkan, kata Rektor, Nur Yasin meminta proposal dana penyelesaian pembangunan gedung tersebut diajukan oleh UIN SU Medan kepada Ditjen Pendis untuk dianggarkan tahun 2020. Dia meminta proposal tersebut telah diterimanya paling lambat, 10 September 2019.

            Nur Yasin juga menekankan agar gedung tersebut sedapat mungkin difungsikan pada tahun 2019 ini. Setidaknya, kata Nur Yasin, lantai satu, dua atau lantai tiga difungsikan saja sambil menunggu penyelesaian tahun depan.

            Keinginan pihak UIN SU Medan, kata Rektor,  gedung tersebut diselesaikan tahun 2019 ini. Buktinya telah dianggarkan pada DIPA UIN SU Medan tahun 2019, namun terkendala karena belum jelas angka persentase progres pekerjaan penyedia. Upaya untuk memperjelas angka tersebut telah dilalui, termasuk meminta audit dari Konsultan Independent.

 

Masalah Perhitungan Progres

            Saat mendampingi Rektor, Drs. Syahruddin Siregar, MA menjelaskan gagalnya pembangunan gedung terbesar dan tertinggi di Kampus UIN SU Medan itu. Penyedia, PT. MBP tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya sesuai kontrak 226 hari kalender, mulai 15 Mei sd 26 Desember 2018. Bahkan, setelah  diizinkan pun penambahan waktu selama 90 hari kalender, sejak 27 Desember 2018 sd 26 Maret 2019, pekerjaan tetap tidak selesai. Permasalahannya, pihak UIN SU Medan menginginkan kepastian angka progres yang dikerjakan penyedia, namun sampai sekarang masih  dalam perhitungan berbagai pihak. Hal itu menjadi kendala kelanjutan pembangunan gedung tersebut tahun ini.

            Menurut Siregar, jika gedung tersebut selesai diharapkan menjadi gedung kebanggaan warga Kampus UIN SU Medan. Selain dari segi ukuran luasnya, juga fasilitasnya melebihi dari gedung biasanya. Luas gedung 18m x 52m perlantai, enam lantai dan 1 basement, direncanakan memakai lift.