{"id":41117,"date":"2026-08-14T17:44:08","date_gmt":"2026-08-14T10:44:08","guid":{"rendered":"https:\/\/uinsu.ac.id\/?p=41117"},"modified":"2026-08-14T17:44:12","modified_gmt":"2026-08-14T10:44:12","slug":"menag-nasaruddin-umar-ajak-bangsa-satukan-hati-rawat-persatuan-dan-isi-kemerdekaan-dengan-pengabdian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/2026\/08\/14\/menag-nasaruddin-umar-ajak-bangsa-satukan-hati-rawat-persatuan-dan-isi-kemerdekaan-dengan-pengabdian\/","title":{"rendered":"Menag Nasaruddin Umar Ajak Bangsa Satukan Hati, Rawat Persatuan dan Isi Kemerdekaan dengan Pengabdian"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Medan (UINSU)<br>Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (14\/8\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam doa yang dipanjatkan pada agenda kenegaraan tersebut, Menag mengajak seluruh elemen bangsa untuk menyatukan hati dan pikiran, memperkuat persatuan, serta bersama-sama menjaga keutuhan dan martabat Indonesia di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menag menekankan bahwa persatuan merupakan kekuatan penting dalam membangun Indonesia. Dengan keberagaman yang dimiliki, seluruh potensi bangsa perlu disatukan melalui semangat kebersamaan dan kerja sama demi mewujudkan cita-cita nasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu pesan utama yang disampaikan dalam doa tersebut adalah permohonan agar seluruh masyarakat Indonesia dapat menyatukan hati dan pikiran untuk mencintai negeri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSatukanlah hati dan pikiran kami untuk bersama-sama mencintai negeri kami,\u201d demikian salah satu doa yang dipanjatkan Menag.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut pesan tersebut, kecintaan terhadap Indonesia tidak cukup diwujudkan melalui ungkapan semata, tetapi harus diterjemahkan dalam sikap dan tindakan nyata. Setiap elemen masyarakat memiliki peran dalam menjaga persatuan serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"602\" height=\"338\" src=\"https:\/\/uinsu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Doa-Menag-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-41119\" srcset=\"https:\/\/uinsu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Doa-Menag-2.png 602w, https:\/\/uinsu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Doa-Menag-2-300x168.png 300w\" sizes=\"(max-width: 602px) 100vw, 602px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pentingnya Introspeksi dan Kepedulian<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam doanya, Menag juga mengingatkan pentingnya sikap terbuka terhadap kritik dan keberanian melakukan introspeksi. Kritik yang disampaikan secara benar dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebaliknya, apabila terdapat kritik atau tuduhan yang tidak tepat, seluruh pihak diharapkan tetap mengedepankan kebijaksanaan dan tidak membalasnya dengan kebencian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pesan tersebut menjadi semakin relevan di tengah perkembangan zaman yang berlangsung cepat. Perubahan teknologi, dinamika ekonomi, perkembangan geopolitik, hingga berbagai persoalan sosial membutuhkan masyarakat yang memiliki ketahanan, kedewasaan, serta semangat persatuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menag juga mengajak bangsa Indonesia untuk memberikan perhatian kepada masyarakat yang lemah dan membutuhkan pertolongan. Kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan berbangsa yang berkeadilan dan berkeadaban.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Mengisi Kemerdekaan dengan Ikhtiar dan Amal Nyata<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Momentum peringatan kemerdekaan, menurut pesan yang terkandung dalam doa tersebut, hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Kemerdekaan perlu diisi dengan kerja nyata, tanggung jawab, dan pengabdian untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendidikan, pelayanan publik, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan ilmu pengetahuan, menjaga lingkungan, hingga berbagai bentuk kontribusi sosial merupakan bagian dari upaya melanjutkan perjuangan para pahlawan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, semangat kemerdekaan dapat terus diwujudkan melalui karya dan pengabdian setiap anak bangsa sesuai dengan bidang dan tanggung jawab masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada bagian akhir doa, Menag mengajak seluruh bangsa untuk terus berikhtiar sekaligus menyerahkan hasil dari setiap usaha kepada Allah SWT. Ia juga memohon ampun atas berbagai kesalahan dan kekhilafan bangsa Indonesia, termasuk para pemimpin dan seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Doa tersebut ditutup dengan harapan agar Indonesia menjadi <em>baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur<\/em>, yakni negeri yang baik, aman, sejahtera, dan senantiasa memperoleh keberkahan serta ampunan Allah SWT.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pesan kebangsaan yang disampaikan Menag Nasaruddin Umar tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga Indonesia merupakan tanggung jawab bersama. Persatuan perlu dirawat, perbedaan dihargai, kritik diterima secara dewasa, dan setiap potensi bangsa diarahkan untuk kemaslahatan bersama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi dunia pendidikan tinggi, semangat tersebut juga menjadi bagian penting dari pengabdian kepada bangsa. Perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, membangun karakter, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pesan untuk menyatukan hati, memperkuat persatuan, dan mencintai negeri menjadi refleksi bersama agar kemerdekaan terus diisi dengan karya, pengabdian, dan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Humas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Medan (UINSU)Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (14\/8\/2026). Dalam doa yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":41118,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_EventAllDay":false,"_EventTimezone":"","_EventStartDate":"","_EventEndDate":"","_EventStartDateUTC":"","_EventEndDateUTC":"","_EventShowMap":false,"_EventShowMapLink":false,"_EventURL":"","_EventCost":"","_EventCostDescription":"","_EventCurrencySymbol":"","_EventCurrencyCode":"","_EventCurrencyPosition":"","_EventDateTimeSeparator":"","_EventTimeRangeSeparator":"","_EventOrganizerID":[],"_EventVenueID":[],"_OrganizerEmail":"","_OrganizerPhone":"","_OrganizerWebsite":"","_VenueAddress":"","_VenueCity":"","_VenueCountry":"","_VenueProvince":"","_VenueState":"","_VenueZip":"","_VenuePhone":"","_VenueURL":"","_VenueStateProvince":"","_VenueLat":"","_VenueLng":"","_VenueShowMap":false,"_VenueShowMapLink":false,"footnotes":""},"categories":[32],"tags":[],"class_list":["post-41117","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41117","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41117"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41117\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41120,"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41117\/revisions\/41120"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41118"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}