{"id":41708,"date":"2026-09-28T08:46:06","date_gmt":"2026-09-28T01:46:06","guid":{"rendered":"https:\/\/uinsu.ac.id\/?p=41708"},"modified":"2026-09-28T08:46:11","modified_gmt":"2026-09-28T01:46:11","slug":"jakarta-understanding-2026-teguhkan-peran-imam-dan-masjid-dalam-membangun-perdamaian-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/2026\/09\/28\/jakarta-understanding-2026-teguhkan-peran-imam-dan-masjid-dalam-membangun-perdamaian-dunia\/","title":{"rendered":"Jakarta Understanding 2026 Teguhkan Peran Imam dan Masjid dalam Membangun Perdamaian Dunia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Medan (UINSU)<br>International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Jakarta menghasilkan sebuah dokumen penting bertajuk \u201cJakarta Understanding on Mosque Harmony, Religious Diplomacy, and Global Peace\u201d. Dokumen yang ditetapkan di Jakarta pada 27 September 2026 tersebut memuat pesan dan komitmen para Imam Besar dari berbagai negara mengenai pentingnya perdamaian sebagai tanggung jawab bersama umat manusia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam dokumen tersebut, para Imam Besar menegaskan bahwa masjid dapat menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai perbedaan, sementara diplomasi keagamaan dapat memperkuat hubungan antarbangsa. Perdamaian dunia, menurut pesan yang dirumuskan dalam Jakarta Understanding, perlu dibangun melalui spirit kemanusiaan dan persaudaraan yang melampaui batas negara, budaya, dan keyakinan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu poin penting Jakarta Understanding adalah dorongan agar imam masjid menjalankan peran strategis yang tidak terbatas pada kepemimpinan dalam ibadah. Para imam diharapkan dapat berperan sebagai mediator konflik, pemersatu keberagaman, sekaligus penuntun moral masyarakat. Lembaga keagamaan juga didorong menjadi ruang komunitas yang terbuka dan inklusif serta berorientasi pada nilai kemanusiaan dan peradaban.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jakarta Understanding juga menempatkan imam masjid sebagai agen penggerak perdamaian dunia. Peran tersebut diwujudkan melalui upaya menjaga martabat manusia tanpa membedakan latar belakang etnis, agama, bangsa maupun gender. Para imam juga didorong untuk memperkuat pendidikan karakter, menanamkan nilai moderasi, toleransi, kasih sayang, penghormatan terhadap perbedaan, serta meningkatkan literasi digital di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Komitmen lainnya berkaitan dengan keadilan sosial dan perlindungan hak-hak kemanusiaan. Jakarta Understanding mendorong terciptanya lingkungan yang aman, adil, dan ramah bagi anak, perempuan, penyandang disabilitas, kelompok minoritas, serta kelompok rentan lainnya. Penguatan ketahanan keluarga juga menjadi bagian dari komitmen tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam menghadapi berbagai tantangan global, para Imam Besar juga menyerukan penguatan diplomasi keagamaan dan dialog lintas iman untuk mencegah konflik, membangun rasa saling percaya, dan memperkuat rekonsiliasi global. Pada saat yang sama, para imam didorong berada di garis terdepan dalam menolak ekstremisme, kekerasan, penyalahgunaan agama, hoaks, dan ujaran kebencian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Isu lingkungan turut menjadi perhatian dalam Jakarta Understanding melalui komitmen untuk membangun kesadaran ekoteologis. Masjid dan komunitas keagamaan didorong mengambil peran dalam menjaga keseimbangan alam, menghentikan kerusakan lingkungan, serta menjadi pelopor keberlanjutan bumi bagi generasi mendatang. Selain itu, kolaborasi berskala global dengan lembaga internasional, pemerintah, dan masyarakat sipil juga dipandang penting untuk mewujudkan dunia yang adil, bermartabat, dan damai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perguruan tinggi Islam memiliki relevansi kuat dengan semangat yang dituangkan dalam Jakarta Understanding tersebut. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan sebagai bagian dari keluarga besar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dapat terus memperkuat peran pendidikan tinggi dalam menanamkan nilai moderasi, toleransi, kemanusiaan, perdamaian, serta kepedulian terhadap persoalan global melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama kelembagaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perhatian terhadap persoalan Palestina juga ditegaskan secara khusus dalam Jakarta Understanding. Para Imam Besar menyatakan dukungan terhadap hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri, perlindungan terhadap warga sipil, penegakan hukum internasional, serta terwujudnya kemerdekaan, keadilan, perdamaian, dan martabat yang berkelanjutan bagi Palestina. Komitmen tersebut menjadi bagian dari pesan kemanusiaan yang dibawa forum para Imam Besar dari Jakarta untuk masyarakat dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jakarta Understanding 2026 pada akhirnya memperlihatkan luasnya peran yang dapat dimainkan lembaga keagamaan dalam kehidupan masyarakat dan hubungan antarbangsa. Bagi perguruan tinggi Islam, semangat tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat tradisi keilmuan yang berpijak pada nilai kemanusiaan sekaligus melahirkan generasi yang memiliki wawasan global, menghargai keberagaman, dan mampu berkontribusi dalam membangun masyarakat yang damai, adil, inklusif, dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Humas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Medan (UINSU)International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Jakarta menghasilkan sebuah dokumen penting bertajuk \u201cJakarta Understanding on Mosque Harmony, Religious Diplomacy, and Global Peace\u201d. Dokumen yang ditetapkan di Jakarta pada 27 September 2026 tersebut memuat pesan dan komitmen para Imam Besar dari&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":41709,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_EventAllDay":false,"_EventTimezone":"","_EventStartDate":"","_EventEndDate":"","_EventStartDateUTC":"","_EventEndDateUTC":"","_EventShowMap":false,"_EventShowMapLink":false,"_EventURL":"","_EventCost":"","_EventCostDescription":"","_EventCurrencySymbol":"","_EventCurrencyCode":"","_EventCurrencyPosition":"","_EventDateTimeSeparator":"","_EventTimeRangeSeparator":"","_EventOrganizerID":[],"_EventVenueID":[],"_OrganizerEmail":"","_OrganizerPhone":"","_OrganizerWebsite":"","_VenueAddress":"","_VenueCity":"","_VenueCountry":"","_VenueProvince":"","_VenueState":"","_VenueZip":"","_VenuePhone":"","_VenueURL":"","_VenueStateProvince":"","_VenueLat":"","_VenueLng":"","_VenueShowMap":false,"_VenueShowMapLink":false,"footnotes":""},"categories":[32],"tags":[],"class_list":["post-41708","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41708","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41708"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41708\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41710,"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41708\/revisions\/41710"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41709"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uinsu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}