Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2017-05-31 | Waktu : 13:24:33
Workshop Pengawasan melalui Peneguhan Pancasila bagi ASN Kemenag

Jakarta, 31 Mei 2017. Itjen Kemenag menggelar acara Workshop Pengawasan melalui Peneguhan Pancasila bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag yang berlangsung pada 29-31 Mei di Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni. Hadir Rektor UIN SU (Prof. Dr. H. Saidurrahman, M.Ag ) ,Irjen dan Para Rektor PTKIN se-Indonesia Pada Workshop Pengawasan Melalui Peneguhan Pancasila Bagi Aparatur Sipil Negara tersebut.

Plt. Irjen, Nur Syam menyampaikan arahannya bahwa kegiatan ini dipandang sangat penting sebab kementerian agama adalah salah satu penyangga penting dalam rangka membangun kehidupan keberagamaan, bernegara, dan berkebangsaan. Nur Syam juga mengungkapkan “sebagai warga negara Republik Indonesia maka wajib mempertahankan UUD 45, meneguhkan NKRI dan keberagamaan, ini yang saya pikir penting dalam tema kita pada workshop kali ini.”

Rektor UIN SU Prof. Dr. H. Saidurrahman, M.Ag menyampaikan bahwa Pancasila sebagai dasar negara RI bersumber dari ajaran islam dan pemersatu bangsa, tugas kita ada dua yaitu memastikan pengamalan pancasila tidak menyimpang dan bersama pancasila harus mampu mewujudkan merdeka , berdauat , adil dan makmur.

Senada dengan Nur Syam, Hilmi Muhammadiyah selaku Sekretaris Itjen Kementerian Agama mengungkapkan bahwa pentingnya program tersebut guna menjaga ASN Kemenag dari degradasi nilai-nilai Pancasila. Selain Workshop, program-program Pengawasan lainnya seperti,  audit kinerja, audit tujuan tertentu/Investigasi, termasuk di antaranya pemberdayaan program pengawasan atasan langsung pun akan dipergunakan sebagai media penguatan nilai-nilai Pancasila bagi ASN Kemenag.

Sekretaris Itjen itu juga menerangkan bahwa nilai-nilai Pancasila hakikatnya sudah termaktub dalam PP 53, kode etik pegawai, juga dalam Panca Prasetya Korpri. “Pancasila itu sudah final, tidak bisa ditawar-tawar lagi.”

 Lebih lanjut Itjen memiliki Tupoksi melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap para ASN kita agar terus berada dalam koridor meneguhkan terhadap pilar-pilar kebangsaan. Itjen Kemenag dipandang perlu untuk melakukan semacam kontrol. Bila nantinya terbukti ada laporan ASN Kemenag yang terindikasi berpaham anti-Pancasila maka tindak pembinaan yang harus diutamakan terlebih dahulu, jika pembinaan tidak dapat mengubah maka Itjen akan melakukan tindak tegas bila terbukti yang bersangkutan menganut paham anti-Pancasila, tentunya melalui proses penyelidikan dan investigasi.

Kegiatan Workshop Pengawasan melalui Peneguhan Pancasila bagi Aparatur Sipil Negara memiliki sasar hasil guna merumuskan program dan kebijakan pengawasan internal ke depan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, serta kesepahaman ASN Kementerian Agama sebagai warga negara Indonesia dalam rangka menjaga keutuhan NKRI, mempertahankan UUD 1945, dan meneguhkan keberagamaan melalui pengawasan.

Output dari acara ini dipastikan bisa melahirkan rekomendasi-rekomendasi yang bertujuan (dalam tanda petik) menyelamatkan bangsa ini dari serangan berkecamuknya gerakan ideologi trans-nasional, maupun ideologi-ideologi lainnya.