Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2019-03-05 | Waktu : 19:42:25
UIN SU Gelar Lokakarya Pengembangan Organisasi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pendidikan Mahasiswa

Medan (UIN SU) 

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) menggelar lokakarya pengembangan organisasi dan penyesuaian statuta di Hotel Miyana Jalan Haji Anif Medan, Rabu (27/2). Pertemuan diikuti para pimpinan kampus, para dekan dan wakil dekan, pimpinan prodi dan jurusan serta kepala-kepala lembaga.


Pada lokakarya itu, dibahas sejumlah materi yang bertujuan dengan peningkatan kualitas pendidikan tinggi di kampus Islam tersebut dan juga sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi lancarkan kegiatan pendidikan tinggi.


Rektor UIN SU, Prof Dr KH Saidurrahman, MAg dalam sambutannya menyampaikan, sebagai gerakan untuk menghadapi perkembangan zaman, sinergitas dengan pihak lain yang mendukung merupakan suatu keharusan. Menjalankan aktivitas pendidikan tinggi juga berarti menata dan menaikkan mutu pelayanan. "Tentunya, pelayanan terhadap mahasiswa kita. Banyak program yang kita lakukan khususnya dalam hal digitalisasi UIN SU," ujarnya.


Ia menjelaskan, terkait perkembangan era saat ini yang dikenal dengan sebutan revolusi industri 4.0 atau revolsi digital, ia menyebutkan, sinergi merupakan salah satu aspek penting. "Penting untuk bersinergi, menjalin hubungan baik dengan lembaga lain yang bisa mendukung untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan serta pelayanan kita. Alhamdulillah sinergitas kita saat ini ke banyak lembaga termasuk mewujudkan dua hal besar tahun ini," paparnya.


Ia menjelaskan, dua hal dimaksud yaitu pertama upaya atau perjuangan untuk membebaskan 100 hektare lahan di sekitar Kualanamu sebagai lokasi kampus terpadu sudah rampung persoalan legalitas. Ditargetkan sebelum Pemilu presiden mendatang sudah sudah terima. "Mewujudkan mimpi sebelum Pilres nanti presiden berkenan menyerahkannya agar lahan itu menjadi hak milik UIN Sumatera Utara," tandasnya.


Selanjutnya yaitu program asrama bagi ribuan mahasiswa UIN SU yang ingin dipastikan berjalan sesuai target. "Program besar kedua yaitu upaya untuk memastikan ma'had jamiyah bisa menampung sekitar 7.000 mahasiswa UIN-SU yang merupakan milik orang-orang UIN SU. Mudah-mudahan dengan kegiatan lokakarya kita ini, maka mimpi-mimpi besar kita tidak lagi dihambat oleh aturan-aturan birokrasi yang ada," ungkapnya.


Raktor mengharapkan, melalui lokakarya ini serta bantuan dan bimbingan para narasumber dapat menguatkan segala usaha untuk menjadikan UIN SU semakin baik dalam menjalankan amanah, khususnya dengan visi membangun peradaban Islam di Sumut. "Mudah-mudahan hajat kita bersama untuk mewujudkan UIN SU lebih juara ke depan. UIN SU juara!," serunya.


Kepala Subbag Humas dan Informasi UIN SU, Yunni Salma, MM menyampaikan, pertemuan ini diisi oleh berbagai narasumber dari Kemenag RI dengan materi pola pengintegerasian visi dan misi pendidikan tinggi Islam, pola pengembangan organisasi pendidikan tinggi keagamaan Islam di lingkungan Kemenag RI. Juga dibahas terkait pola pengembangan organisasi di lingkungan Kemenag yang dibawakan Kepala Biro Ortala Setjen Kemenag, Drs H Afrizal Zein, MSi dan Kepala Biro Hukum Kemenag RI, Prof Dr H Achmad Gunaryo, MSoc Sc. (Humas)