Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2019-08-08 | Waktu : 13:15:44
UJIAN MANDIRI UIN SU DIIKUTI 4.818 PESERTA

Medan, (UIN SU)

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) menggelar ujian masuk jalur mandiri yang diikuti 4.818 peserta di Kampus I Jalan IAIN Nomor 1 Medan dan Kampus II Jalan Willem Iskandar Medan, Rabu (7/8). Jalur kelima atau jalur terakhir penerimaan mahasiswa baru di kampus Islam ini menyediakan 2.591 kuota yang akan menempati 40 prodi.

Rektor UIN SU, Prof. Dr. Saidurrahman, M.Ag menjelaskan, keseluruhan jumlah kuota mahasiswa 2019 ini mencapai 6.500 orang dari lima jalur yaitu SNMPTN, SPAN-PTKIN, SBMPTN, UM-PTKIN dan terakhir jalur seleksi UM Mandiri. "Alhamdulillah tahun ini kita menerima 6.500 mahasiswa dari lima jalur penerimaan. Ujian mandiri ini merupakan tahapan kelima. Dari empat jalur sebelumnya sudah terdaftar sebanyak 3.909. Sementara dari seleksi mandiri ini, sebanyak 4.818 peserta ujian akan diseleksi menjadi 2.591 sesuai kuota yang disediakan," jelasnya di ruang kerja rektor Gedung Biro Rektor UIN SU.

Rektor menilai, dari jumlah tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin meminati untuk menjadikan UIN SU sebagai kampus pilihan melanjutkan studi perguruan tinggi. "Artinya, minat masyarakat terhadap UIN SU terus meningkat dari tahun ketahun. Untuk itu, kita berupaya menyiapkan dan menambah fasilitas dan sarana prasarana serta tenaga pengajar dan pendidikan yang berkualitas.

Rektor menjelaskan, hal itu terkait dengan tiga harga mati yaitu akreditasi kampus, agar masyarakat semakin melirik kampus UIN SU, lalu digitalisasi sarana prasarana dan sistem pembelajaran serta internasionalisasi. Hal tersebut juga dinilai melekat dengan pelaksanaan ujian hari ini yang bertujuan untuk mencari calon mahasiswa UIN SU yang memenuhi kriteria agar mencapai output yang berkualitas pula.

Ujian mandiri kali ini digelar dua hari yaitu pada Rabu dan Kamis 7-8 Agustus 2019. Hari pertama materi ujian meliputi pengetahuan agama dan umum dilanjutkan dengan tes bahasa Inggris dan Arab. Hari kedua dilanjutkan dengan tes wawancara. "Jumlah pengawas ujian mandiri ini sebanyak 386 orang dan penguji wawancara sebanyak 193 orang. Delapan orang disiapkan sebagai penguji siaga," jelasnya didampingi Kepala Biro AUPK Dr. H Tohar Bayoangin, M.Ag.

"Saat ini juga dibuka pendaftaran mahasiswa baru program magister dan doktoral di pascasarjana UIN SU. Jadi setiap tahun, kita menerima sekitar 7.000 mahasiswa, hal tersebut merupakan bentuk amanah dalam mencerdaskan anak bangsa. Mudah-mudahan tidak ada aral melintang," lanjutnya.

Rektor sekilas menjelaskan tentang perkembangan kampus. Di antaranya yaitu pembangunan gedung kuliah terpadu yang dibiayai oleh Surat Berharga Syari'ah Negara (SBSN) tahun 2019 dan pembangunan tujuh gedung utama di lahan kampus empat UIN SU di Medan Tuntungan tengah dikebut dan akan bisa digunakan tahun depan. Lahan pembangunan ini merupakan bantuan Islamic Development Bank (IDB) senilai 300 milyar. Direncanakan tahun depan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Saintek, Fakultas Ilmu Sosial dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam beralih ke sana dengan fasilitas lebih lengkap.

Di sisi lain, UIN SU baru mendapatkan pelepasan hak bersama pimpinan PTPN II dan Menteri BUMN atas 100 hektare lahan eks PTPN II di daerah Kualanamu yang akan dijadikan sebagai kampus terpadu. " Ditargetkan pada tiga sampai tujuh tahun ke depan, lahan itu akan jadi kampus terpadu kita. Insyaallah akan didirikan rumah sakit, fakultas kedokteran, fakultas pertanian dan perikanan. Mohon doa kita semua untuk jadikan UIN SU lebih juara," tandasnya.

Usai memberikan keterangan terkait seleksi mandiri, dilanjutkan dengan peninjauan ujian di beberapa ruangan dari 200 ruangan yang disediakan, dipimpin Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Prof. Dr. Amroeni, M.Ag beserta panitia ujian mandiri. Pelaksanaan ujian mandiri terpantau aman dan lancar. (humas)