Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2019-08-30 | Waktu : 18:36:02
Wisuda Ke-71 UIN SU Lantik 1.108 Lulusan Jadilah Generasi Milenial dengan Filantropi Islam

Medan, (UIN SU)
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) menggelar wisuda sarjana ke-71 2019 dengan melantik 1.108 lulusan di Gelanggang Mahasiswa Kampus I UIN SU Jalan IAIN Nomor 1 Medan, Selasa (27/08). Sejak berdiri pada 1973, kampus Islam ini terus berkembang hingga memaksimalkan potensi filantropi Islam terutama bidang zakat dan wakaf sehingga melahirkan wisudawan atau lulusan sebagai generasi milenial filantropi Islam.

1.108 lulusan tersebut berasal dari delapan fakultas dan program pascasarjana. Dengan rincian 69 lulusan dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 55 lulusan dari Fakultas Syariah dan Hukum, 550 lulusan dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 30 orang dari Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, 277 orang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Lalu 16 lulusan pertama dari Fakultas Ilmu Sosial dan 27 lulusan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat. Selanjutnya 60 lulusan program magister dan 24 program doktoral. Sampai saat ini, jumlah lulusan kita mencapai 46.998 orang yang kini berkiprah di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Rektor UIN SU Prof. Dr. KH Saidurrahman, M.Ag menyampaikan, konsep filantropi Islam adalah kewajiban moral setiap orang beriman untuk berbuat baik atas nama agama untuk mengoptimalkan segala aspek baik kehidupan. Filantropi seperti zakat, infak, sedekah, wakaf, hibah, dan sebagainya adalah modal penting dan strategis mewujudkan peradaban melalui pendidikan tinggi. Terkait hal tersebut, UIN SU menurunkan konsep itu ditandai dengan dibentuknya Unit Pengumpul Zakat UIN SU sejak 2018.

Lembaga baru ini dalam tiga semester berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp. 3,1 milyar yang kemudian disalurkan dalam bentuk beasiswa pendidikan kepada 1.360 mahasiswa UIN SU yang kurang mampu terkait biaya kuliah. Ini adalah bentuk tekad agar setiap mahasiswa bisa mengenyam pendidikan di kampus ini dengan baik dan layak tanpa ada hambatan sulitnya biaya. Rektor menegaskan, tidak ada mahasiswa yang tidak kuliah atau tidak selesai studinya karena kekurangan biaya.

Hingga prestasi tersebut, dalam upaya pemanfaatan zis di lingkungan kampus, UIN SU menjadi universitas pertama yang mampu menghimpun dana zakat terbesar di Indonesia dan menjadi role model bagi kampus lain. "Bahkan model yang kita terapkan dalam pengumpulan zakat ini juga ikut menginspirasi Pemprovsu agar melakukan hal sama," tukasnya.

Selain zakat, rektor menjelaskan konsep wakaf yang dijalankan lulusan melalui program gebyar wakaf wisudawan UIN SU dikelola nazir wakaf yang baru dibentuk, kini terhimpun wakaf sebesar Rp.95,2 juta. Diharapkan dapat meningkatkan secara signifikan partisipasi wakaf dari para lulusan dan keluarga besar UIN SU. "Terkait dengan nilai-nilai Islam melalui filantropi Islam seperti zakat dan wakaf yang dijelaskan, maka UIN SU terus bertekad untuk menghasilkan para lulusan atau alumni yang disebut generasi milenial filantropi ditandai dengan wakaf yang telah dikumpulkan," jelasnya.

Prof. Saidurrahman menjelaskan, sesuai tema yaitu bersama membangun akhlakul karimah dalam peradaban nusantara demi NKRI bahagia dan abadi, ia menegaskan pentingnya dalam membangun peradaban Islam dengan nilai dan aplikasi filantropi yang diawali dengan mental pemberi. "Mental pemberi adalah mental visioner, berdimensi jangka panjang tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat. Seperti hadis tentang amal yang tak pernah putus, yaitu salah satunya adalah wakaf, baik wakaf harta dan wakaf profesi atau keahlian dan juga wakaf generasi," terangnya.

Ia berpesan, agar setiap lulusan mampu menerapkan mental pemberi terutama pemberi kebaikan di kehidupan bermasyarakat. Sebagai alumni yang harus menjaga nama baik kampus dengan menjadi penebar kebaikan dan manfaat di tengah masyarakat.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dimulai dengan upacara menyanyikan lagu Indonesia Raya, lantunan Alquran, do'a dan sambutan-sambutan serta prosesi pembukaan dan penutupan sidang senat terbuka oleh Ketua Senat UIN SU yang dipimpin Prof. Dr. Mohammad Hatta. Acara juga diisi dengan orasi ilmiah yang dibawakan Prof. Dr. Syahrin Harahap.

Turut hadir para pimpinan Forkopimda Sumut dari Pemprovsu, Kodam I/BB, Poldasu, pimpinan MUI Sumut, unsur dewan penyantun UIN SU, para perwakilan pimpinan perguruan tinggi, seluruh civitas kampus dan para pimpinan Ormas Islam serta seluruh keluarga wisudawan yang berbahagia. (humas)