UINSU

Sampaikan Rencana Pembangunan Gedung Ma’had Mahasiswa

Jakarta (UINSU)
Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan Prof Dr Nurhayati memimpin kunjungan kerja dan silaturahim ke Kedutaan Besar Uni Emirat Arab di Jakarta, Selasa (27/2), sekaligus menyampaikan permohonan rencana pembangunan gedung mah’had (asrama) mahasiswa.

Demikian disampaikan rektor terkait pertemuan lanjutan tersebut untuk menyampaikan rencana pembangunan fasilitas pendukung pembelajaran yakni asrama kampus yang asri dan aman bagi mahasiswa. Pada pertemuan itu, Rektor Prof Nurhayati didampingi Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga Prof Dr Muzakkir, MAg dan Kepala Pusat Studi Timur Tengah Dr Ali Akbar Simbolon. Turut mendampingi delegasi UINSu, yakni Muchtar Hidayat Permana, SAg, MSi, MPP dari Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta.

Kunjungan pimpinan UINSU disambut hangat Wakil Duta Besar Uni Emirat Arab Shaima Salem Ahmed Al Hebsi dan First Secretary Head of Media Affairs and Public Diplomacy Sultan Obaid Al Kaabi. “Pertemuan yang penuh persahabatan ini merupakan lanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) UIN SU dengan Universitas Muhammad Bin Zayid di Abu Dhabi. Selain itu, juga dibahas berbagai peluang kerja sama dalam bidang Tri Dharma perguruan tinggi,” ujar rektor.

Bersama kampus kenamaan Timur Tengah itu, lanjutnya, juga meningkatkan kerja sama dalam bentuk pembangunan sarana dan prasaranana di UINSU, seperti gedung ma’had dan fasilitas lainnya ditempatkan di kampus IV Tuntungan, Medan. “ Besar harapan dan doa kita bersama keluarga besar UINSU kerja sama ini dapat terwujud, sekaligus dalam upaya internasionalisasi UINSU di masa mendatang,” tukasnya.

Pada pertemuan itu, rektor secara simbolik menyampaikan rencana pembangunan ma’had dimaksud. Yang dirancang akan dibangun dengan tiga gedung utama, tiap-tiap gedung akan memiliki tiga lantai. Nantinya, fasilitas ini sebagai asrama tempat tinggal bagi mahasiswa yang representatif dan mendukung pembelajaran.

Penyampaian rencana tersebut, lanjutnya, sesuai arahan pimpinan Muhammad Bin Zayid University, agar kerja sama diteruskan dalam suatu proposal. Sesuai prosedur, dokumen dimasukkan melalui kedutaan di Jakarta, kemudian diteruskan ke kampus tersebut melalui Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab di Abu Dhabi.

Dr Ali Akbar menerangkan, pertemuan ini penting untuk memastikan upaya pengajuan rencana ini berjalan sesuai prosedur dan mekanisme. “Agar berjalan baik, pada arah yang benar dan tepat atau on the track, Rektor UINSU juga sampaikan undangan kepada pimpian kedubes agar bisa berkunjung ke kampus IV Tuntungan untuk meningkatkan silaturahmi,” terangnya.

Di akhir pertemuan, dua belah pihak yakni UINSU dan Kedubes Uni Emirat Arab saling bertukar cendera mata, sebagai tanda hubungan baik yang sudah terjalin. Wakil Duta Besar Uni Emirat Arab Shaima Salem Ahmed Al Hebsi juga berjanji akan meneruskan rencana ini kepada pihak terkait dan memastikan upaya ini berjalan sesuai prosedur dan mekanisme yang tepat. (Humas)

Bagikan Melalui Sosial Media :
X (Twitter)
Visit Us
YOUTUBE
INSTAGRAM
Skip to content