Medan (UINSU)
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan turut menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara, Ameriza M. Moesa, yang dikukuhkan langsung oleh Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Jumat (9/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, UINSU Medan diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag., yang hadir mewakili Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag.

Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan kepemimpinan Bank Indonesia di Sumatera Utara sekaligus memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ameriza M. Moesa melanjutkan kepemimpinan yang sebelumnya diemban oleh Rudy Brando Hutabarat, yang mendapat penugasan baru sebagai Kepala Departemen Regional Bank Indonesia di kantor pusat.

Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, dalam sambutannya menekankan pentingnya optimalisasi peran kantor perwakilan BI agar kebijakan yang dirumuskan di tingkat pusat dapat diimplementasikan secara efektif sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik ekonomi daerah. Menurutnya, Sumatera Utara memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya maupun aktivitas perekonomian, sehingga memerlukan dukungan kebijakan dan sinergi yang berkelanjutan.

Ameriza M. Moesa diketahui memiliki pengalaman sekitar 30 tahun berkarier di Bank Indonesia, termasuk penugasan di sejumlah daerah dan berbagai bidang di kantor pusat. Pengalaman tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi BI Sumut dalam menjaga stabilitas ekonomi, mendorong investasi, mengembangkan sektor usaha, serta mengoptimalkan berbagai potensi unggulan daerah.

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan harapan agar kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Bank Indonesia semakin kuat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menjaga stabilitas harga, serta memperluas pemerataan pembangunan ekonomi antardaerah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Rudy Brando Hutabarat atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara.

Kehadiran UINSU Medan dalam kegiatan ini mencerminkan pentingnya membangun hubungan kelembagaan dan memperkuat jejaring kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga keuangan dan pemerintah daerah. Melalui partisipasi dalam forum strategis seperti ini, perguruan tinggi memiliki ruang untuk memperluas komunikasi dan membuka peluang kolaborasi yang mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu bentuk kebermanfaatan Bank Indonesia yang turut dirasakan oleh mahasiswa UINSU Medan diwujudkan melalui program beasiswa Generasi Baru Indonesia (GenBI). Program ini tidak hanya memberikan dukungan bagi mahasiswa dalam menunjang keberlangsungan pendidikan, tetapi juga mendorong pengembangan kapasitas diri, kepemimpinan, dan kepedulian sosial generasi muda. Keberadaan mahasiswa UINSU Medan sebagai penerima beasiswa GenBI menjadi salah satu wujud nyata kontribusi Bank Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta mempersiapkan generasi muda yang berdaya saing dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dalam konteks pengembangan daerah, sinergi antara perguruan tinggi, Bank Indonesia, pemerintah, dan dunia usaha memiliki arti strategis. Perguruan tinggi dapat berkontribusi melalui pengembangan sumber daya manusia, riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta inovasi yang berpotensi mendukung penguatan UMKM dan ekonomi lokal. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempertemukan potensi akademik dengan kebutuhan nyata pembangunan daerah.

Sementara itu, Bank Indonesia terus mendorong penguatan ekonomi Sumatera Utara melalui berbagai agenda, antara lain pengendalian inflasi, perluasan digitalisasi transaksi, pengembangan UMKM, dan peningkatan investasi. BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada 2026 mencapai 5,11 persen, lebih tinggi dibandingkan realisasi pertumbuhan sebelumnya sebesar 4,81 persen. Target tersebut menjadi salah satu gambaran optimisme terhadap prospek ekonomi daerah yang didukung oleh kerja sama berbagai pihak.

Melalui momentum pengukuhan ini, UINSU Medan diharapkan dapat terus memperkuat komunikasi dan kemitraan strategis dengan Bank Indonesia serta para pemangku kepentingan lainnya. Sinergi yang terbangun diharapkan tidak hanya mendukung kemajuan institusi, tetapi juga membuka ruang kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara yang inklusif, merata, dan berkelanjutan. (Humas)

Skip to content