Medan, (UINSU)
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) melaksanakan rutinitas apel pagi di Kampus II Pancing dan Kampus IV Tuntungan, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan, dekan, wakil dekan, ketua dan sekretaris program studi, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika UINSU Medan.
Dalam Apel pagi di Kampus II UINSU Medan Pancing, Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH), Prof. Dr. Syafruddin Syam, M.Ag., sebagai pembina apel. Sementara itu, apel pagi di Kampus IV UINSU Medan Tuntungan dipimpin sebagai pembinan apel oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag.
Dalam amanatnya, Prof. Syafruddin menekankan pentingnya menjaga konsistensi, komitmen, dan semangat dalam membangun kemajuan UINSU Medan. Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya mempertahankan eksistensi, tetapi juga harus terus bertransformasi, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta bangsa.



Dekan FSH tersebut mengingatkan bahwa tanggung jawab sivitas akademika tidak semata-mata berkaitan dengan jabatan, pangkat, maupun capaian publikasi. Lebih dari itu, setiap insan kampus memiliki tanggung jawab untuk membimbing mahasiswa, mencerahkan masa depan mereka, serta membangun lingkungan akademik yang humanis. “Setiap kita memiliki peran dan manfaat. Karena itu, mari bergandengan tangan, saling mendukung, dan berkolaborasi untuk kemajuan kampus,” ujar Prof. Syafruddin.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag, dalam amanatnya mengajak seluruh peserta apel untuk membangun sikap istiqamah, disiplin, dan konsisten dalam menjalankan tugas. Prof. Azhari menegaskan bahwa disiplin memiliki kekuatan yang lebih berkelanjutan dibandingkan motivasi yang dapat mengalami pasang surut.


Mengutip pesan QS Al-Baqarah ayat 148, Prof. Azhari mengingatkan pentingnya fastabiqul khairat, yaitu berlomba-lomba dalam kebaikan. Wakil Rektor Bidang Akademik mendorong seluruh sivitas akademika untuk fokus mengembangkan potensi, keunikan, dan keunggulan masing-masing tanpa terjebak dalam perbandingan yang tidak produktif.
“Fokuslah pada pengembangan diri dan berikan ruang agar potensi yang kita miliki dapat bertumbuh. Ketika potensi itu dikembangkan, kita dapat berkontribusi lebih besar dalam kebaikan,” jelasnya.


Kedua pembina apel menekankan pentingnya membangun suasana kampus yang dinamis, berintegritas, dan berorientasi pada kemajuan. Integrasi ilmu agama dan ilmu umum juga perlu terus diperkuat, tidak hanya secara intelektual, tetapi juga secara moral.
Melalui rutinitas apel pagi, UIN Sumatera Utara Medan terus mendorong penguatan kedisiplinan, solidaritas, kolaborasi, dan semangat pengabdian seluruh sivitas akademika. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan UIN Sumatera Utara Medan yang unggul, transformatif, serta memberikan pencerahan bagi masyarakat.(Humas).


