Medan (UINSU)
Kabar membanggakan kembali datang dari sivitas akademika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang tergabung dalam Kelompok Riset Management Research Forum (MRF) yakni Muhammad Irwan Padli Nasution, Nurbaiti, Nurlaila, Tri Inda Fadhila Rahma, dan Kamilah berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional.
Para peneliti MRF tersebut sebelumnya telah mempresentasikan hasil risetnya pada 3rd International Conference on Computer and Informatics Engineering (IC2IE) yang berlangsung pada 15–16 September 2020. Artikel ilmiah hasil presentasi tersebut kemudian dipublikasikan pada prosiding terindeks Scopus yang diterbitkan oleh IEEE Publisher, dengan judul “Face Recognition Login Authentication for Digital Payment Solution at COVID-19 Pandemic.”
Hingga kini, publikasi tersebut telah menjadi rujukan dan disitasi oleh 24 artikel ilmiah terindeks Scopus dari berbagai negara. Detail sitasi dapat diakses melalui PlumX Metrics pada tautan:
🔗 https://plu.mx/plum/a/?doi=10.1109%2Fic2ie50715.2020.9274654
Menariknya, di antara 24 sitasi tersebut terdapat dua sitasi yang berasal dari profesor terkemuka di Amerika Serikat dan China, menunjukkan bahwa penelitian dosen UINSU telah memberikan kontribusi signifikan pada perkembangan keilmuan global.

Disitasi Profesor dari Amerika Serikat

Salah satu sitasi berasal dari Professor Craig Webster, pakar Hospitality Innovation and Leadership dari Ball State University, USA. Beliau mengutip penelitian dosen UINSU dalam karyanya berjudul “The Transformation from 1968 to 2068” yang dimuat dalam Book Chapter Future Tourism in A Robonomic World (2024).
Dalam publikasi tersebut, Prof. Webster mencantumkan 21 referensi, dan salah satunya adalah artikel karya peneliti MRF UINSU. Berdasarkan profil Scopus-nya, Prof. Webster dikenal sebagai peneliti produktif dan berpengaruh di bidangnya.
Disitasi Profesor dari China

Sitasi kedua berasal dari Professor Zhen Shao, pakar Information Systems pada Harbin Institute of Technology (HIT), China. Beliau merupakan peneliti kelas dunia, dengan rekognisi antara lain:
- Elsevier Highly Cited Chinese Researcher 2023–2024
- Top 2% Global Scientists (2022–2024)
- Peringkat ke-5 peneliti China daratan dalam bidang Information Systems
Dalam artikelnya berjudul:
Shao, Z., Zhang, L.*, Meng, T., & Zhang, J. (2024). The paradox of technology quality and ethical concerns in building trust and behavioral intention in the AI-enabled face recognition payment. Electronic Markets, 34(1), 1–20,
yang merupakan jurnal bereputasi tinggi (SCI/SSCI, IF 7.1, JCR-Q1, Scopus Q1), Prof. Shao mencantumkan 116 referensi, dan salah satunya adalah penelitian dari peneliti MRF UINSU.
Apresiasi Rektor UINSU
Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan rasa bangga atas capaian dosen UINSU tersebut. Beliau menegaskan bahwa sitasi dari profesor internasional menunjukkan kualitas penelitian dan kompetensi sumber daya manusia UINSU yang semakin diakui di tingkat global.
“Kami sangat bersyukur dan bangga melihat karya dosen UINSU memberikan dampak nyata hingga ke level internasional. Ini merupakan wujud pengakuan atas kualitas SDM UINSU sekaligus bagian dari langkah strategis menuju World Class University,” ujar Rektor.
Prof. Nurhayati menambahkan bahwa capaian ini harus menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan memperluas kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa SDM UINSU mampu berkiprah di panggung global. Ke depan, kita harus terus berupaya berkembang secara berkelanjutan, memberikan manfaat, dan menjadi bagian dari kemajuan ilmu pengetahuan baik di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan keilmuan, UINSU terus melangkah mantap menuju masa depan yang lebih cemerlang dan berpengaruh di dunia akademik global. (Humas)
