Medan (UINSU)
Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali menegaskan komitmennya terhadap budaya mutu dan peningkatan prestasi akademik melalui penyelenggaraan LPM Award 2025 dan Ekspos Audit Mutu Internal (AMI) 2025. Dua agenda besar ini berlangsung dengan meriah di kampus UINSU Medan dan dihadiri oleh Rektor Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., para wakil rektor, dekan dan wakil dekan, ketua program studi, serta para dosen di lingkungan universitas.
Dalam sambutannya, Dr. Fauziah Nasution, M.Psi., selaku Sekretaris LPM yang mewakili Ketua LPM Prof. Dr. Muhammad Yafiz, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan LPM Award merupakan bagian dari sistem penjaminan mutu internal yang berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa penghargaan tersebut tidak hanya menampilkan hasil audit mutu, tetapi juga memberikan apresiasi kepada program studi berprestasi dalam berbagai kategori. “Melalui kegiatan ini, universitas tidak hanya menyampaikan hasil AMI, tetapi juga memberi penghargaan bagi prodi dengan capaian terbaik di berbagai bidang,” ujarnya dalam laporan kegiatan.



Terdapat delapan kategori penghargaan utama dalam LPM Award 2025, antara lain: prodi dengan hasil AMI terbaik, prodi dengan dosen berprestasi tridharma terbanyak, prodi dengan mahasiswa berprestasi terbanyak, prodi dengan mahasiswa hafiz 1 juz terbanyak, prodi dengan performa website terbaik, prodi dengan publikasi terbanyak, prodi dengan kontribusi WUR terbaik, serta UPPS dengan persentase prodi unggul terbanyak. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi setiap unit akademik untuk terus memperbaiki mutu secara berkesinambungan.
Sementara itu, pada kegiatan Ekspos AMI 2025, LPM memaparkan hasil audit mutu internal yang menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sepuluh program studi berhasil meraih predikat terbaik, di antaranya Prodi Manajemen, Asuransi Syariah, Ekonomi Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Keluarga Islam, Sejarah Peradaban Islam, Pendidikan Agama Islam (S1 dan S2), Manajemen Pendidikan Islam (S3), serta Tadris IPS. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa komitmen terhadap peningkatan mutu akademik telah dijalankan secara konsisten di seluruh fakultas.
Dalam sambutan penuh semangatnya, Rektor Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan dan menegaskan pentingnya sinergi antarunit di lingkungan kampus. Beliau juga memuji kerja keras tim LPM dan para pimpinan fakultas yang berhasil membawa UINSU ke arah peningkatan mutu yang nyata. “Alhamdulillah, akreditasi kita yang dulu hanya tujuh kini meningkat menjadi dua puluh delapan, dan kita berharap ke depan semakin banyak prodi yang meraih predikat unggul,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.



Rektor juga menyoroti pentingnya data dan transparansi dalam pengelolaan akademik. Ia menekankan perlunya pembaruan data mahasiswa dan dosen secara rutin, optimalisasi sistem informasi akademik, serta penguatan publikasi dan pengelolaan website prodi. “Kinerja dan prestasi tidak hanya dinilai dari administrasi, tetapi juga dari kemampuan prodi menunjukkan kualitasnya secara terbuka dan terukur,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Nurhayati juga memberikan apresiasi kepada Prodi Kesehatan Masyarakat (FKM) yang berhasil menjadi prodi dengan jumlah mahasiswa hafiz Al-Qur’an terbanyak. Ia menyampaikan harapan agar capaian ini menjadi teladan bagi prodi lainnya, sekaligus pengingat bahwa lulusan UIN harus unggul tidak hanya dalam akademik, tetapi juga dalam penguasaan nilai-nilai keislaman.
Suasana acara berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Para pimpinan fakultas, kaprodi, serta dosen yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga akhir. Melalui LPM Award dan Ekspos AMI 2025 ini, UIN Sumatera Utara Medan menegaskan diri sebagai perguruan tinggi Islam yang berkomitmen terhadap keunggulan akademik, profesionalisme, dan integritas mutu yang berkelanjutan—sebuah langkah nyata menuju universitas berdaya saing nasional dan internasional. (Humas)



