Medan (UINSU)
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan resmi menggelar asesmen lapangan untuk Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, pada 12–15 Januari 2026. Acara yang berlangsung di kampus Tuntungan ini dihadiri lansung oleh Rektor dan jajaran pimpinan universitas seperti para wakil rektor, para kepala biro, para dekan fakultas, serta tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes), yakni Tony Arjuna, M.Nut. Diet., Ph.D., AN., APD. dari Universitas Gadjah Mada dan Dr. Sufiati Bintanah, S.K.M., M.Si dari Universitas Muhammadiyah Semarang.
Dalam sambutan pembukaannya, Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran tim asesor dan seluruh jajaran pimpinan universitas yang turut memberikan dukungan penuh terhadap proses asesmen. Beliau menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan kekompakan sivitas akademika menjadi kunci berbagai pencapaian UINSU dalam beberapa tahun terakhir, termasuk meningkatnya jumlah program studi yang meraih akreditasi unggul. Rektor juga menambahkan bahwa asesmen ini menjadi momentum penting untuk terus memperkuat kualitas akademik dan tata kelola di lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat.


Sementara itu, Tony Arjuna, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan semangat seluruh tim UINSU dalam menyambut kegiatan asesmen lapangan ini. Ia menilai bahwa kehadiran jajaran pimpinan universitas secara lengkap merupakan tradisi positif yang menunjukkan keseriusan institusi dalam menjamin mutu pendidikan. Tony menekankan bahwa tugas asesor bukanlah untuk menghakimi, melainkan mendampingi dan memberikan pandangan konstruktif agar program studi dapat terus berkembang. Ia juga mengingatkan pentingnya mempertahankan kualitas proses pendidikan, bukan sekadar memenuhi persyaratan akreditasi.
Dalam suasana penuh keakraban, Tony juga berbagi pengalaman pribadinya sebagai ahli gizi klinik di bidang bedah bariatrik di Australia. Ia menyampaikan bahwa potensi besar Program Studi Gizi UINSU Medan terletak pada kemampuannya menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah Sumatera Utara, terhadap layanan gizi yang berkualitas. Menurutnya, walaupun program studi ini masih relatif muda, semangat dan komitmen yang ditunjukkan sudah menjadi modal kuat untuk menjadi contoh bagi institusi lain.
Selanjutnya, Dr. Sufiati Bintanah menyampaikan penjelasan terkait kode etik asesor yang menjadi pedoman selama proses asesmen berlangsung. Ia menegaskan bahwa tim asesor bekerja secara independen, objektif, dan profesional tanpa adanya konflik kepentingan. Seluruh data dan informasi yang diperoleh akan dijaga kerahasiaannya, dan hasil penilaian hanya digunakan untuk kepentingan akreditasi. Sufiati juga menjelaskan alur kegiatan asesmen yang mencakup presentasi dari unit pengelola program studi, wawancara dengan dosen dan mahasiswa, serta verifikasi dokumen pendukung.
Kegiatan asesmen ini turut dihadiri oleh berbagai pihak dari unsur fakultas dan lembaga di lingkungan UINSU, termasuk perwakilan dari Dinas Kesehatan Sumatera Utara, MUI Sumatera Utara, serta pimpinan lembaga penjaminan mutu UINSU Medan. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan luas terhadap upaya peningkatan mutu akademik di UINSU. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan, ditandai dengan sambutan khas Medan yang penuh canda dan pantun dari Rektor sebagai penutup sesi pembukaan.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, asesmen lapangan Program Studi Gizi FKM UINSU Medan tidak hanya menjadi kegiatan formal akreditasi, tetapi juga simbol komitmen bersama untuk menciptakan lulusan yang unggul, profesional, dan berintegritas. UINSU Medan berharap hasil asesmen ini akan memperkuat posisi universitas sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi Islam terbaik di Indonesia, yang terus berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di bidang gizi. (Humas)




