Medan (UINSU)
Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Himpunan Ahli Elektro Indonesia (HAEI) dalam sebuah acara yang digelar di Grand Mercure Medan, Kamis, 15 Januari 2026. Momen ini tidak hanya menandai awal kerja sama strategis antara kedua institusi, tetapi juga menjadi wujud nyata implementasi kolaborasi tersebut melalui penyerahan donasi senilai Rp180 juta untuk korban bencana alam di wilayah Sumatera.
Acara penandatanganan dihadiri langsung oleh Rektor UIN Sumatera Utara Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., bersama Wakil Rektor Bidang AUPK Dr. Abrar M. Dawud Faza, S.Fil., M.A., Wakil Rektor Bidang Kerjasama Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag., Kepala Biro AUPK Dr. Ibnu Sa’dan, M.Pd., serta sejumlah pejabat dan staf universitas. Dari pihak HAEI, hadir Ketua Umum Ir. Achmad Sutowo Sutopo, M.T., MARS., P.H.Eng., AUt.HAEI., ACPE., IPU., beserta jajaran pengurus pusat dan anggota lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Sumatera Utara Medan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi tinggi atas kepercayaan HAEI yang memilih UIN Sumatera Utara sebagai mitra kerja sama. Ia menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini tidak berhenti sebatas komitmen di atas kertas, melainkan langsung diwujudkan dalam bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat. “Kerja sama ini menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan profesi mampu melahirkan manfaat nyata. Bantuan sebesar Rp180 juta ini akan disalurkan untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, termasuk juga keluarga besar UIN Sumatera Utara yang terkena dampak,” ujarnya.



Rektor menambahkan, sebagian kecil dari dana tersebut dapat pula dialokasikan dalam bentuk bantuan pendidikan seperti beasiswa atau penurunan UKT bagi mahasiswa UIN Sumatera Utara yang keluarganya terdampak bencana alam, sesuai izin dari pihak HAEI. Langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dan civitas akademika yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana.
Sementara itu, Ketua Umum HAEI, Ir. Achmad Sutowo Sutopo, menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut merupakan hasil donasi dari para anggota HAEI di seluruh Indonesia yang digalang secara sukarela. “Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Gerakan ini berawal dari semangat para senior di lingkungan HAEI dan TPIB untuk membantu korban bencana tanpa menggunakan dana pemerintah. Semoga kerja sama dengan UIN Sumatera Utara ini menjadi jembatan kebaikan yang membawa manfaat luas,” ungkapnya.
Selain program kemanusiaan, MoU ini juga mencakup komitmen kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan profesionalisme di bidang teknologi. UIN Sumatera Utara dan HAEI sepakat untuk memperkuat kolaborasi dalam pelatihan, sertifikasi, serta kegiatan akademik yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi dan rekayasa.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kedua pihak berharap agar kolaborasi ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan, tidak hanya dalam ranah akademik dan profesional, tetapi juga dalam pengabdian kemanusiaan. “Semoga sinergi ini membawa berkah dan manfaat bagi masyarakat luas, serta menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk terus berbuat kebaikan,” tutup Rektor UIN Sumatera Utara. (Humas)






