UINSU

Medan (UINSU)
Dalam rangka memperkuat peran pengawasan intern pada Badan Layanan Umum (BLU), Direktorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK BLU) Kementerian Keuangan menyampaikan Hasil Profiling Satuan Pengawasan Intern (SPI) BLU Tahun 2025. Kegiatan profiling ini bertujuan untuk memberikan gambaran kondisi implementasi peran SPI pada BLU di lingkungan kementerian dan lembaga.

Profiling SPI BLU dilaksanakan melalui monitoring implementasi fungsi pengawasan intern dengan menggunakan Internal Audit Capability Model (IA-CM) yang disesuaikan serta mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 129/PMK.05/2020 sebagaimana telah diubah terakhir dengan PMK Nomor 74 Tahun 2025. Penilaian ini mencakup lima komponen utama, yaitu Tata Kelola dan Mandat, Struktur Organisasi dan Independensi, Sumber Daya Manusia dan Kompetensi, Manajemen Kinerja, serta Teknologi dan Inovasi.

Berdasarkan hasil survei terhadap 262 SPI BLU secara nasional, mayoritas BLU menunjukkan capaian yang beragam pada masing-masing komponen. Pada komponen Manajemen Kinerja, sebanyak 60 % BLU telah berada pada Level 5 (Optimized), sementara pada komponen Tata Kelola dan Mandat mayoritas BLU berada pada Level 4 (Managed). Adapun pada komponen Teknologi dan Inovasi, sebagian besar BLU masih berada pada Level 2 (Repeatable).

Dalam hasil tersebut, SPI Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) mencatatkan capaian yang sangat baik dengan perolehan nilai sebagai berikut:

  • Tata Kelola dan Mandat: Level 4
  • Struktur Organisasi dan Independensi: Level 5
  • Sumber Daya Manusia dan Kompetensi: Level 3
  • Manajemen Kinerja: Level 5
  • Teknologi dan Inovasi: Level 4

Secara keseluruhan, SPI UINSU memperoleh nilai rata-rata 4,2 dari skala 5, yang mencerminkan kapabilitas pengawasan intern yang kuat, independen, dan berorientasi pada peningkatan kinerja tata kelola.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut:

“Hasil profiling ini menunjukkan komitmen UINSU dalam membangun tata kelola yang akuntabel dan transparan. Peran SPI menjadi elemen strategis dalam memastikan pengelolaan BLU berjalan sesuai prinsip good governance,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SPI UINSU, Dr. Hotbin Hasugian, S.E, M.Si, menegaskan bahwa hasil profiling ini menjadi pijakan penting untuk peningkatan berkelanjutan:

“Capaian ini bukan tujuan akhir, melainkan cerminan posisi SPI UINSU saat ini. Ke depan, kami akan terus memperkuat kompetensi SDM serta pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam pelaksanaan pengawasan intern,” jelasnya.

Direktorat PPK BLU menegaskan bahwa hasil profiling SPI BLU bukan merupakan penilaian kinerja, melainkan sebagai gambaran kondisi implementasi peran SPI. Hasil ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh Kementerian Keuangan sebagai Pembina Keuangan, Kementerian/Lembaga sebagai Pembina Teknis, serta BLU, termasuk UINSU, dalam memperkuat peran SPI secara berkelanjutan. (Humas)

Skip to content