Medan (UINSU)
Kegiatan Forum Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) resmi digelar di Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis malam (29/1/2026). Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan strategis para pimpinan PTKIN se-Indonesia yang akan berlangsung hingga 31 Januari 2026 di Hotel Grand City Hall Medan.
Pembukaan kegiatan diawali dengan sambutan MC, dilanjutkan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kementerian Agama, tilawah Al-Qur’an serta doa. Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan karena UINSU menjadi tuan rumah forum nasional yang menghadirkan seluruh pimpinan dari 58 PTKIN dari berbagai daerah, dari Aceh hingga Indonesia Timur.



Menurut Prof. Nurhayati, kehadiran para pimpinan PTKIN serta jajaran pejabat Kementerian Agama RI di Medan merupakan momentum bersejarah bagi UINSU. Ia menegaskan bahwa forum ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi ruang strategis untuk merumuskan arah kebijakan pendidikan tinggi keagamaan Islam, termasuk pembahasan program penerimaan mahasiswa baru PTKIN tahun 2026 dan 11 agenda strategis lainnya.
Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, M.Si. Dalam sambutannya, Marwan menekankan pentingnya PTKIN sebagai pilar moderasi beragama dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang berkarakter. Ia menyatakan dukungan DPR RI terhadap penguatan kelembagaan PTKIN agar semakin adaptif terhadap tantangan zaman, tanpa kehilangan jati diri keislaman dan kebangsaan.
Setelah pembukaan resmi, Ketua Forum Rektor PTKIN, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag., menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang konsolidasi nasional para rektor PTKIN untuk menyatukan visi dan langkah strategis. Ia menegaskan bahwa hasil forum diharapkan melahirkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan berdampak langsung bagi peningkatan mutu PTKIN.


Kegiatan pembukaan dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP., M.Ag. Keduanya menekankan pentingnya transformasi PTKIN yang berorientasi pada mutu akademik, tata kelola, dan integritas kelembagaan.
Selain para tokoh nasional tersebut, acara pembukaan juga dihadiri jajaran pimpinan UINSU Medan, di antaranya para wakil rektor, Kepala Biro AAKK, para dekan fakultas, Direktur Pascasarjana, serta sivitas akademika UINSU lainnya. Turut hadir pula sejumlah rektor perguruan tinggi swasta di Medan dan tamu undangan lainnya yang ikut mendukung kelancaran kegiatan.
Forum Rektor PTKIN di Medan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan berbagai agenda strategis, diskusi kebijakan, serta perumusan rekomendasi nasional. Kehadiran UINSU Medan sebagai tuan rumah diharapkan semakin memperkuat posisi Sumatera Utara sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia. (Humas)


