UINSU

Medan (UINSU)
Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.Ag., yang baru-baru ini dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Kerukunan Umat Beragama. Penghargaan tersebut diserahkan dalam perayaan HUT ke-5 Indoposco di Jakarta sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi nyata dalam merawat dan memperkuat kehidupan beragama yang harmonis di Indonesia.

Menurut Rektor UINSU, pencapaian ini bukan sekadar prestasi individu semata, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama seluruh elemen bangsa dalam menjunjung tinggi nilai persaudaraan, toleransi, dan keadaban sosial. “Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi publik atas dedikasi Bapak Menteri Agama dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama—nilai yang sangat fundamental bagi keberlanjutan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Prof. Nurhayati.

Lebih lanjut, penghargaan tersebut muncul di tengah hasil survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025 yang mencatat angka tertinggi sejak pengukuran pertama pada 2015, sebuah indikator kuat bahwa upaya merawat kerukunan di tengah keberagaman bangsa semakin nyata.

Sebagai perguruan tinggi Islam yang terus mengedepankan moderasi beragama dan nilai inklusif, Rektor UINSU menyatakan dukungan penuh kepada kebijakan dan langkah strategis Kementerian Agama. “Kami menilai capaian ini sebagai inspirasi bagi civitas akademika UINSU untuk terus memperkuat pendidikan moderat, dialog antaragama, dan kolaborasi yang mencerdaskan sebagai bagian dari kontribusi UINSU terhadap masyarakat,” tambah Prof. Nurhayati.

Momentum penghargaan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di seluruh pelosok Nusantara. Rektor UINSU mengajak sivitas akademika untuk mengambil semangat dari prestasi ini dalam upaya menghadirkan kehidupan beragama yang damai, toleran, dan saling menghormati sebagai landasan kuat menuju Indonesia Emas 2045. (Humas)

Skip to content