Medan (UINSU)
Mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan mengadakan kegiatan Pesantren 1000 Cahaya Ramadan di Panti Asuhan An Nur, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 50 anak yang merupakan binaan panti asuhan tersebut.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial Ramadan yang bertujuan memperkuat pembinaan keislaman, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta memberikan pengalaman Ramadan yang edukatif dan menyenangkan bagi para anak panti. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS.
Ketua panitia sekaligus Koordinator BCB Angkatan 2025, Putri Nabila, menjelaskan bahwa kegiatan Pesantren 1000 Cahaya Ramadan dikemas secara edukatif dan interaktif agar para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat.
Ia berharap kegiatan ini dapat menghadirkan suasana Ramadan yang hangat dan penuh kebersamaan bagi anak-anak panti, sekaligus memberikan motivasi serta pembelajaran yang bermanfaat.
Rangkaian kegiatan dimulai setelah salat Ashar dengan berbagai aktivitas bersama sebagai pembuka acara. Para peserta kemudian diajak mengikuti permainan edukatif yang bertujuan menumbuhkan semangat belajar serta membangun karakter positif.
Kegiatan semakin meriah dengan adanya kuis Islami dan berbagai permainan yang melibatkan seluruh peserta. Selain memberikan hiburan, aktivitas tersebut juga menjadi sarana pembelajaran yang mempererat kebersamaan di antara anak-anak panti.

Acara ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pada kesempatan tersebut, panitia juga menyerahkan bingkisan kepada anak-anak panti sebagai bentuk kepedulian sosial.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Katimin, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai kegiatan Pesantren 1000 Cahaya Ramadan menjadi bukti nyata kepedulian mahasiswa dalam memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak di panti asuhan.
Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya berdampak positif bagi anak-anak panti, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan, empati sosial, serta tanggung jawab sebagai generasi intelektual.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa BCB UIN Sumatera Utara Medan berharap dapat terus menghadirkan berbagai program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian selama bulan suci Ramadan. (Humas)

