UINSU

Medan (UINSU)
Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan kembali membuktikan taringnya di kancah nasional melalui pencapaian luar biasa para mahasiswinya. Dalam pengumuman resmi program Google Student Ambassador (GSA) tahun 2026, lima mahasiswi terbaik UINSU Medan dinyatakan berhasil lolos setelah melewati rangkaian seleksi yang sangat kompetitif. Keberhasilan ini menjadi kabar gembira yang disambut hangat oleh seluruh civitas akademika, sekaligus menegaskan posisi UINSU sebagai salah satu perguruan tinggi Islam yang responsif terhadap perkembangan teknologi global.

Adapun kelima mahasiswi yang berhasil terpilih menjadi representasi resmi Google tersebut adalah Intan Nurmajidah, Dawani Alkhairi Rambe, Ade Fatya Adawiyah Pasaribu, Syafiatul Aliyah Adha, dan Nabila Hafidz Salwa. Mereka terpilih dari lebih dari 81.000 pendaftar yang berasal dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. Prestasi ini dirasa sangat prestisius mengingat kuota yang disediakan oleh Google sangat terbatas, sehingga hanya individu dengan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan penguasaan teknologi digital terbaiklah yang dapat menembus program tersebut.

Sebagai Google Student Ambassador, kelima mahasiswi ini nantinya akan mengemban peran strategis untuk menjadi penghubung utama antara pihak Google dan kampus UINSU Medan. Mereka akan bertugas untuk memperkenalkan berbagai inovasi teknologi terbaru, mengedukasi rekan mahasiswa mengenai alat-alat produktivitas digital, serta memfasilitasi berbagai kegiatan pengembangan skill yang didukung langsung oleh raksasa teknologi tersebut. Kehadiran mereka diharapkan mampu mengakselerasi terciptanya ekosistem digital yang lebih inklusif dan produktif di setiap fakultas yang ada.

Rektor UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., dalam keterangan resminya menyatakan rasa haru dan bangga yang mendalam atas pencapaian kolektif ini. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan lima mahasiswa sekaligus dalam satu periode program GSA merupakan momentum langka yang membuktikan bahwa kualitas mahasiswa UINSU tidak kalah saing dengan universitas umum lainnya di Indonesia. Menurutnya, ini adalah bukti nyata dari semangat “Smart and Pious University” yang selama ini digelorakan, di mana kecerdasan intelektual dan teknologi berjalan selaras dengan nilai-nilai spiritual.

Lebih lanjut, Prof. Nurhayati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswi tersebut karena telah membawa nama baik almamater ke level nasional. Beliau berharap agar pencapaian Intan, Dawani, Ade, Syafiatul, dan Trinsa dapat menjadi inspirasi bagi ribuan mahasiswa UINSU lainnya untuk tidak hanya fokus di dalam kelas, tetapi juga aktif mengejar peluang internasional. Rektor menekankan bahwa kampus akan terus memberikan dukungan penuh bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan bakat dan minatnya, terutama dalam penguasaan literasi digital yang kini menjadi kebutuhan mutlak di era industri modern.

Pihak universitas juga berencana untuk melibatkan kelima duta tersebut dalam berbagai program strategis kampus guna memastikan manfaat dari program Google ini dapat dirasakan secara luas. Dengan adanya lima representasi dari berbagai latar belakang prodi, UINSU Medan optimis dapat mempercepat proses transformasi menuju digital campus yang lebih matang. Prestasi ini bukan hanya sekadar deretan nama di atas kertas, melainkan langkah nyata mahasiswa UINSU dalam menjawab tantangan zaman dan berkontribusi langsung bagi kemajuan bangsa di sektor teknologi informasi. (Humas)

Skip to content