Medan (UINSU)
UIN Sumatera Utara Medan berhasil menembus 7 besar UIN yang paling diminati melalui jalur SPAN-PTKIN. Sebelumnya pada 2025, UIN Sumatera Utara Medan berada diperingkat ke-10. UIN Jakarta masih bertengger diurutan pertama dengan jumlah peninat 13.645 Camaba. Disusul oleh UIN Bandung dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan masing-masing dengan jumlah camaba 12,936 dan 11.744. Bersaing ketat antara UIN Ar-Raniry ( 6.274) dan UIN Sumatera Utara Medan (6.153). Sedangkan UIN Walisongo Semarang (6.127) dan UIN Sunan Ampel (5,381). Agaknya di Pulau Sumatera UIN Imam Bonjol menyedot peminat paling banyak yaitu 8.419 Camaba.
Rektor UIN Sumatera Utara Medan Prof. Dr. Nurhayati, MA, mengingatkan seluruh pimpinan dan Sivitas Akademika UINSU agar terus -menerus tanpa kenal lelah untuk mempromosikan UIN Sumatera Utara Medan di tengah-tengah masyarakat dengan menunjukkan citra positif. Disamping itu, menurutnya Admisi sebagai Lembaga Promosi UINSU yang baru saja dibentuk untuk lebih kreatif dan inovatif memproduksi produk pemasaran, dengan memanfaatkan tekhnologi digital. Terlebih lagi saat ini, calon mahasiswa baru UINSU sesungguhnya adalah Gen-Z atau mereka yang melek digital. Dengan demikian promosi dan sosialisasi UIN Sumatera Utara Medan tidak bisa lagi dilakukan dengan cara konvensional, tetapi harus menggunakan tekhnologi digital dan maksimalisasi media sosial sebagai sarana promosi.
Rektor juga mengingatkan, pada masa depan tantangan keberagamaan juga semakin kompleks. Persoalan-persoalan sosial kontemporer juga membutuhkan jawaban-jawaban keilmuan yang tidak lagi monodisiplin tetapi juga lintas ilmu. UINSU Medan telah bertekad untuk terus mengembangkan dan memanfaatkan desain keilmuannya dengan formasi Integrasi-trandisipliner-Wahdatul Ulum di masa mendatang. Dengan demikian, alumni-alumni UINSU tidak lagi gagap mengahadapi dinamika zaman yang terus berubah.

Sementara itu Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag selaku Wakil Rektor 1 Bidang Akademik menyampaikana bahwa proses penerimaan masa baru UIN Sumatera Utara Medan baru melewati dua jalur yaitu jalur SPMB untuk Prodi-Prodi umum seperti Ilmu Komunikasi, Manajemen, Ilmu Perpustakaan, Kesehatan Masyarakat, Gizi, Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Matematika, Biologi, Fisika, dan Ilmu Hukum. Kedua, SPAN-PTKIN untuk Prodi-Prodi agama seperti lmu Al-Qur’an dan Ilmu Hadis, Aqidah dan Filsafat Islam, Pemikiran Politik Islam, Studi Agama-Agama, Pemikiran Islam, Hukum Keluarga Islam/Ahwal Al-Syakhshiyah, Hukum Ekonomi Syariah/Muamalah, Hukum Pidana Islam/Jinayah, Hukum Tata Negara/Siyasah dan lainnya.
Menurutnya, Setelah ini akan dibuka jalur UM-PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) berbasis tes, SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), Seleksi masuk Perguruan Tinggi Wilayah Barat dan jalur Mandiri.. Hal ini menunjukkan bahwa untuk menjadi mahasiswa UIN Sumatera Utara Medan ada banyak jalur yang bisa ditempuh. Dan UIN Sumatera Utara Medan dengan senang hati menerima calon-calon mahasiswa baru UIN Sumatera Utara Medan untuk memilih program studi yang diminatinya,.
Sebagai Universitas dengan Predikat Unggul dan lebih dari 50 % Program Studi Unggul, UIN SU Medan sesungguhnya sangat layak menjadi destinasi tidak saja bagi pengkajian Islam dengan pendekatan keilmuan integratif tetapi UIN SU juga bagi mahasiswa baru yang ingin mendalami ilmu-ilmu umum di satu sisi dan ilmu agama di sisi lainya. Berita baiknya untuk masa depan peradaban Islam, di UINSU tidak lagi dikenal dikotomi (pemisahan) antara ilmu umum dan agama melainkan keduanya telah diintegrasikan dengan pendekatan interdisipliner.
UINSU Medan menyadari, untuk membangun peradaban Islam masa depan kita membutuhkan dan harus mampu melahirkan Ibnu Sina baru, Ibnu Rusyd baru, Al-Khawarizmi baru dan ilmuwan muslim lainnya yang pada diri mereka tidak dikenal adanya pemisahan ilmu agama dan ilmu-ilmu. Ibnu Sina seorang dokter tapi seorang filosof tapi juga memahami agama Islam sama baiknya dengan memahami ilmu kedokteran. Begitu juga dengan Ibn Rusyd sebagai seorang filosof, ilmuwan tetapi juga fuqaha dengan karya besarnya Bidayatul Mujtahid.
Seluruh Sivitas Akademi UINSU dengan senang hati menyambut calon-calon mahasiswa baru tahun akademik 2026-2027 dan selanjutnya secara bersama-sama untuk membangun peradaban Islam yang lebih baik di masa depan. (Humas)
