UINSU

Medan (UINSU)
Suasana Ramadan terasa semakin khidmat di lingkungan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan ketika civitas akademika berkumpul dalam kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Acara yang berlangsung di Masjid Ulul Albab Kampus 1 tersebut mengusung tema yang unik dan relevan dengan perkembangan zaman, yakni “Al-Qur’an sebagai Operating System Kehidupan di Era Smart University.” Tema tersebut menjadi refleksi penting bagi seluruh peserta bahwa kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan tetap harus berpijak pada nilai-nilai spiritual dan moral yang bersumber dari Al-Qur’an.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika lainnya yang menjadi bagian dari keluarga besar UINSU Medan. Momentum Nuzulul Qur’an dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat kebersamaan dan memperdalam pemahaman terhadap pesan-pesan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Selain tausiyah keagamaan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama serta buka puasa yang mempererat silaturahmi antar civitas akademika.

Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an di lingkungan kampus tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk mengingat kembali peran Al-Qur’an dalam membimbing kehidupan manusia. Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci tersebut harus menjadi fondasi dalam membangun peradaban yang berintegritas, termasuk dalam dunia pendidikan tinggi.

Menurutnya, tema yang diangkat pada kegiatan ini sangat relevan dengan semangat transformasi perguruan tinggi menuju konsep smart university. Ia mengibaratkan Al-Qur’an sebagai sistem utama yang mengarahkan cara berpikir, bersikap, dan bertindak manusia di tengah perkembangan teknologi modern. “Sebuah pengingat bahwa secanggih apa pun teknologi, hati dan langkah kita harus tetap terpandu oleh ‘software’ Ilahi. Al-Qur’an bukan hanya bacaan, tetapi sistem yang menggerakkan peradaban,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh penceramah Irfan Yusuf yang mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam dunia akademik maupun kehidupan sosial. Ia menekankan bahwa generasi intelektual muslim harus mampu mengintegrasikan kecanggihan teknologi dengan nilai-nilai keimanan agar kemajuan yang dicapai tetap membawa kemaslahatan bagi umat.

Rektor juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran penceramah dalam kegiatan tersebut. Ia berharap momentum Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur’an dapat memberikan energi spiritual baru bagi seluruh civitas akademika. “Terima kasih kepada Ustaz H. Irfan Yusuf, S.Ag yang telah memberikan tausiyah pada kegiatan ini. Semoga keberkahan acara ini mampu mengintegrasikan iman dan intelektualitas dalam diri kita semua, sehingga kampus kita benar-benar menjadi smart university yang berakhlak mulia,” tutur Nurhayati.

Melalui kegiatan ini, UINSU Medan tidak hanya memperingati turunnya Al-Qur’an sebagai peristiwa penting dalam sejarah Islam, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan akademik yang memadukan kecerdasan intelektual dengan kedalaman spiritual. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh di kalangan mahasiswa dan civitas akademika sehingga nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi fondasi dalam menghadapi tantangan zaman di era digital. (Humas)

Skip to content