Singapura (UINSU)
Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan (UIN Sumatera Utara Medan) kembali menunjukkan kiprah aktifnya di tingkat internasional melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Singapura dan Malaysia pada 2–5 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya penguatan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi tantangan global.
Empat mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan akademik Bimbingan Mahasiswa Lanjut S2 (BIMALA), yaitu Khairunnisa Hasanah, Cici Hardiyanti, Sofia Ranti Tumangger, dan Rani Afriani, yang didampingi oleh dosen pembimbing Andini Nur Bahri, M.Kom.I. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pimpinan fakultas dan program studi sebagai bentuk komitmen dalam mendorong mahasiswa berkontribusi di tingkat internasional.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura pada Selasa, 3 Februari 2026. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai peran dan fungsi perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri, termasuk dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada warga negara Indonesia serta menjalankan diplomasi publik untuk membangun citra positif bangsa di kancah internasional.

Selanjutnya, kegiatan pengabdian dilanjutkan di Malaysia dengan fokus pada penguatan literasi digital bagi generasi muda muslim. Pada Rabu, 4 Februari 2026, mahasiswa melaksanakan edukasi literasi digital di Sekolah Al Fikh Orchard, Seksyen 3. Kegiatan ini dikemas secara kreatif melalui penampilan drama bertema “Aku Anak Pintar Digital” serta permainan puzzle interaktif yang mengajarkan penggunaan gawai secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Program edukasi tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Founder dan CEO Sekolah Al Fikh Orchard, Hjh Siti Ruzita Binti Ramli, menyampaikan apresiasi atas pendekatan kreatif yang dilakukan mahasiswa. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital, karena mampu menanamkan pemahaman tentang penggunaan teknologi secara bijak tanpa mengesampingkan nilai-nilai keislaman.
Rektor UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pengabdian internasional tersebut. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan peran aktif mahasiswa UIN Sumatera Utara Medan sebagai agen perubahan yang mampu berkontribusi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga regional.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan dedikasi mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian di luar negeri. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman internasional, tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi UIN Sumatera Utara Medan dalam menyebarkan nilai-nilai edukasi dan keislaman yang moderat di tingkat global,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman lintas budaya, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan literasi digital serta memperkuat dakwah berbasis edukasi di kawasan Asia Tenggara. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk turut berkontribusi di tingkat internasional. (Humas)

