Medan (UINSU)
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pendidikan Kebanksentralan. Acara yang berlangsung khidmat di Aula Kuala Deli, Lantai 9 Gedung BI Sumut pada Selasa, 17 Maret 2026 ini, menandai babak baru dalam penguatan literasi ekonomi dan pengembangan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Utara. Langkah ini merupakan komitmen nyata Bank Indonesia untuk meningkatkan kapasitas akademik serta mendukung ekosistem riset yang solid guna melahirkan generasi muda yang kompetitif dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BI Sumut, Rudy Brando Hutabarat, memberikan sentuhan filosofis yang mendalam dengan memperkenalkan akronim “GORGA”. Terinspirasi dari seni ukir tradisional Batak yang ikonik, beliau memaknai filosofi tersebut sebagai Generasi Unggul, Organisir untuk Nilai Bersama, dan Generasi Hebat. Beliau menekankan bahwa kemajuan sebuah bangsa saat ini tidak lagi hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam seperti minyak bumi atau batu bara, melainkan sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya. Baginya, kerja sama dengan perguruan tinggi adalah investasi jangka panjang untuk memastikan Sumatera Utara memiliki SDM yang mampu menggerakkan roda ekonomi secara inovatif.



Momentum ini terasa semakin emosional ketika Rudy berbagi kisah pribadinya tentang kekuatan pendidikan. Beliau menceritakan bagaimana beasiswa dan kerja keras di masa kuliah telah mengangkatnya dari keterbatasan ekonomi hingga mampu mencapai posisi pimpinan di Bank Indonesia. “Pendidikan dan akademiklah yang mengangkat saya dari jurang kemiskinan. Saya sangat ingin beasiswa dan program ini menjadi jembatan bagi mahasiswa kita untuk menjadi pemimpin masa depan, apakah itu menjadi Bupati, Gubernur, atau pemimpin bangsa yang berintegritas dan memiliki kompetensi tinggi,” tegasnya dengan penuh semangat di hadapan para pimpinan perguruan tinggi yang hadir.
Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menyambut hangat inisiatif ini dan memberikan tanggapan yang sangat positif. Beliau menilai bahwa kolaborasi ini adalah peluang emas bagi sivitas akademika UINSU untuk keluar dari batasan teoritis dan terlibat langsung dalam kajian ekonomi riil. Prof. Nurhayati menegaskan bahwa UINSU berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam pemahaman ilmu agama, tetapi juga memiliki literasi ekonomi yang kuat agar mampu menjawab persoalan kemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat ekosistem riset ekonomi syariah dan kebanksentralan di lingkungan kampus.
Lebih lanjut, kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada seremoni penandatanganan, tetapi berlanjut pada aksi nyata di lapangan. Salah satu poin penting yang ditekankan adalah keterlibatan mahasiswa dalam program pemberdayaan UMKM binaan Bank Indonesia. Mahasiswa diharapkan dapat berperan aktif membantu pelaku UMKM dalam hal pembukuan keuangan dan peningkatan produktivitas agar mereka menjadi lebih bankable. Selain itu, riset-riset perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan solusi praktis bagi permasalahan ekonomi lokal, seperti penanganan inflasi pada komoditas pangan yang sering menjadi tantangan di Sumatera Utara.
Sebagai penutup, acara ini mempertegas bahwa sinergi antara regulator seperti Bank Indonesia dengan lembaga pendidikan adalah kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dengan semangat kolaborasi “GORGA”, BI Sumut dan UINSU sepakat untuk terus berjalan beriringan dalam menyiapkan generasi muda yang hebat secara akademik, kuat secara karakter, dan memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Harapannya, kerja sama ini akan melahirkan bibit-bibit unggul yang suatu saat nanti akan kembali dan berkata bahwa kesuksesan mereka berawal dari langkah kecil yang dimulai pada hari ini. (Humas)





