UINSU

Medan (UINSU)
Senin, 30 Maret 2026 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali melaksanakan apel pagi rutin pada Senin (30/3) yang digelar di dua lokasi, yakni Kampus II Pancing dan Kampus IV Tuntungan. Namun, pelaksanaan apel yang menjadi sorotan kali ini berlangsung di Kampus IV Tuntungan, dengan pembina apel Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Dr. Zulham, S.H.I., M.Hum. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan termasuk Rektor, Para Wakil Rektor dan Kepala Biro, para dekan dan wakil dekan, para dosen, serta tenaga kependidikan dengan penuh khidmat dalam suasana pasca Idulfitri yang masih terasa hangat.

Dalam amanatnya, Dr. Zulham mengawali dengan menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh sivitas akademika, seraya mengajak untuk kembali kepada fitrah dan memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN). Ia menekankan bahwa momen pasca-Ramadan harus menjadi titik awal untuk meningkatkan integritas, tanggung jawab, serta kesungguhan dalam bekerja sesuai dengan peran dan beban tugas masing-masing.

Lebih lanjut, beliau menyoroti pentingnya etika dalam pengelolaan informasi di lingkungan institusi, khususnya terkait kerahasiaan informasi jabatan. Menurutnya, dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, banyak informasi strategis yang dihasilkan dari rapat, diskusi, maupun proses pengambilan keputusan. Oleh karena itu, setiap ASN memiliki kewajiban moral dan hukum untuk menjaga informasi tersebut agar tidak disebarluaskan secara sembarangan. “Menjaga rahasia jabatan adalah bagian dari sumpah kita sebagai ASN dan merupakan bentuk tanggung jawab terhadap institusi,” tegasnya.

Dr. Zulham juga menjelaskan bahwa tidak semua informasi bersifat terbuka untuk publik. Ia mengingatkan adanya batasan dalam keterbukaan informasi sebagaimana diatur dalam perundang-undangan. Setidaknya terdapat beberapa jenis informasi yang tidak boleh disebarluaskan, seperti rahasia negara, informasi terkait jabatan, data pribadi, serta informasi yang belum terdokumentasi secara resmi. Ia menegaskan bahwa pelanggaran terhadap hal tersebut dapat berdampak serius, baik secara etika maupun hukum.

Dalam penutup amanatnya, Dr. Zulham mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjunjung tinggi komitmen bersama dalam menjaga integritas dan profesionalisme. Ia menekankan bahwa setiap keputusan yang dihasilkan dalam forum resmi merupakan keputusan bersama yang harus dihormati dan dijaga hingga waktu yang tepat untuk dipublikasikan. Dengan demikian, tata kelola institusi dapat berjalan dengan baik dan penuh kepercayaan.

Apel pagi di Kampus IV Tuntungan berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan, ditutup dengan doa bersama. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat kesadaran seluruh civitas akademika UINSU Medan akan pentingnya menjaga amanah, etika, serta profesionalisme dalam mendukung kemajuan institusi. (Humas)

Skip to content