Medan (UINSU)
Bank Indonesia kembali membuka program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan bagi mahasiswa di berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. Program ini tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk menjadi bagian dari Generasi Baru Indonesia (GenBI).
Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kebanksentralan di kalangan mahasiswa sekaligus mendorong peran aktif generasi muda dalam mendukung kebijakan dan edukasi Bank Indonesia.
Adapun kriteria calon penerima bantuan antara lain merupakan mahasiswa aktif minimal semester 3, memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 (skala 4), serta berusia maksimal 23 tahun untuk jenjang S1/D4 atau 22 tahun untuk D3. Selain itu, peserta harus lulus seleksi administrasi, melampirkan CV, surat motivasi, serta surat rekomendasi, dan diutamakan berasal dari keluarga prasejahtera.


Program ini terbuka bagi berbagai program studi, seperti Ekonomi dan Bisnis, STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika), Sosial, serta sektor prioritas daerah seperti ekonomi kreatif, pertanian, perikanan, dan pariwisata.
Mahasiswa yang berminat diwajibkan menyiapkan sejumlah dokumen, antara lain biodata sesuai format Bank Indonesia, fotokopi KTP dan KTM, fotokopi KHS, surat motivasi, surat rekomendasi, serta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan dokumen prestasi (jika ada).
Batas waktu pengumpulan berkas ditetapkan hingga 10 April 2026. Mahasiswa penerima bantuan nantinya diharapkan memiliki komitmen untuk berperan aktif dalam mendukung literasi kebanksentralan di lingkungan kampus dan masyarakat.
Melalui program ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa UINSU yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional melalui pemahaman kebanksentralan yang lebih baik. (Humas)
