UINSU

Medan (UINSU)
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Sumatera Utara. Bekerja sama dengan DIGNITI dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, UINSU Medan sukses menjadi tuan rumah sekaligus lokasi pelaksanaan kompetisi bergengsi Madrasah Science Olympiad (MSO) Tahun 2026 tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK se-Sumatera Utara. Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini diselenggarakan di Gelanggang Mahasiswa Kampus Sutomo UINSU Medan pada Senin, 1 Juni 2026, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional sekaligus Hari Lahir Pancasila.

Ratusan peserta didik dari berbagai pelosok daerah di Sumatera Utara, mulai dari Mandailing Natal, Nias, Tanjung Balai, Padang Lawas, Sibolga, Tapian Nauli, Asahan, Langkat, hingga Kota Medan tampak memadati area kampus sejak pagi hari dengan didampingi para guru pembimbing mereka. Semangat berkompetisi terpancar jelas dari wajah para generasi emas ini yang bersiap menguji kemampuan mereka dalam berbagai bidang sains terintegrasi, seperti Matematika, IPAS, IPA, IPS, Biologi, Fisika, Kimia, Geografi, hingga Ekonomi yang semuanya berbasis ujian digital.

Direktur DIGNITI, M. Donny Damara, S.Pd., Gr., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh pihak, khususnya Kanwil Kemenag Sumut dan UINSU Medan yang telah memfasilitasi ruang bagi anak-anak untuk merasakan langsung atmosfer olimpiade. Ia menegaskan bahwa MSO 2026 ini hadir sebagai wadah inklusif di mana setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk bertarung dan menguji kemampuan diri sebelum menghadapi kompetisi resmi negara seperti OSN maupun KSM (Olimpiade Madrasah Indonesia) yang kuotanya sering kali terbatas di tingkat sekolah. Lebih lanjut, Donny menekankan pentingnya ajang ini sebagai pemantik semangat belajar siswa. Menurutnya, sekolah dan madrasah harus selalu berorientasi pada prestasi karena prestasi itulah yang nantinya akan menjadi nilai jual dan kebanggaan bagi lembaga pendidikan itu sendiri. Di akhir sambutannya, ia berpesan kepada para peserta agar tidak pernah takut gagal, karena setiap proses jatuh bangun dalam kompetisi adalah bekal mental yang berharga untuk membentuk mereka sebagai pemimpin masa depan, dekan, bahkan menteri di tahun Indonesia Emas 2045 kelak.

Apresiasi tinggi juga datang dari pihak universitas yang disampaikan langsung oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UINSU Medan, Dr. Zulham, M.Hum., yang hadir mewakili Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati. Dengan gaya yang penuh semangat dan interaktif, Dr. Zulham membakar motivasi para siswa dengan menceritakan bagaimana transformasi sains dan teknologi telah mengubah peradaban manusia—mulai dari zaman purba hingga era digital Android saat ini di mana pengiriman pesan dan informasi bisa dilakukan dalam hitungan detik. Ia pun memimpin riuh yel-yel madrasah bersama seluruh peserta yang hadir di dalam aula guna membangkitkan aura kompetitif yang positif. Pada kesempatan tersebut, Dr. Zulham juga menyampaikan pesan dari Rektor UINSU yang menyambut hangat seluruh peserta dan para “pahlawan tanpa tanda jasa” yang telah menempuh perjalanan jauh demi mendampingi anak didiknya. Selain memberikan motivasi, ia juga memanfaatkan momen berharga ini untuk memperkenalkan Fakultas Sains dan Teknologi UINSU Medan yang memiliki tujuh program studi unggulan—termasuk Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Matematika, Biologi, Fisika, dan Data Science—sebagai destinasi akademik masa depan bagi para jawara sains yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara yang dalam hal ini diwakili oleh Ketua Tim Kesiswaan, Dr. Nur Syamsiah, M.Ag., secara resmi membuka jalannya kompetisi MSO 2026. Dalam arahannya, Dr. Nur Syamsiah memberikan apresiasi luar biasa atas perjuangan gigih para guru pembimbing, khususnya mereka yang rela menyeberangi lautan dan menempuh perjalanan darat yang panjang dari Pulau Nias demi mengantarkan anak-anaknya berkompetisi di UINSU Medan. Ia menyatakan bahwa Kanwil Kemenag Sumut sepenuhnya mendukung penuh kegiatan yang mampu membangkitkan gairah belajar dan iklim kompetisi yang sehat ini. Beliau memaparkan bahwa ajang MSO ini merupakan “Pra-OMI” (Olimpiade Madrasah Indonesia) yang sangat efektif untuk melatih kesiapan siswa. Karakteristik soal-soal olimpiade madrasah memiliki keunikan tersendiri karena tidak hanya menguji kemampuan sains murni, melainkan terintegrasi secara mendalam dengan nilai-nilai pendidikan agama Islam, sejarah kebudayaan, serta perkembangan dunia teknologi. Melalui pembiasaan sejak dini di ajang MSO ini, ia berharap mental bertanding para siswa madrasah Sumatera Utara menjadi lebih matang, berkarakter kokoh, serta selalu siap untuk menang maupun menerima kekalahan dengan lapang dada demi mencapai prestasi tertinggi di tingkat nasional kelak.

Pelaksanaan Madrasah Science Olympiad (MSO) 2026 di UINSU Medan ini berjalan dengan sangat tertib dan lancar. Para peserta dengan antusias menjawab soal-soal ujian digital menggunakan perangkat gawai mereka di bawah pengawasan ketat, merepresentasikan integrasi nyata antara nilai kejujuran, kecerdasan sains, dan adaptasi teknologi. Dengan suksesnya penyelenggaraan acara ini, UINSU Medan kembali meneguhkan posisinya bukan hanya sebagai pusat keunggulan akademik bagi mahasiswa, tetapi juga sebagai motor penggerak dan mitra strategis dalam mencetak generasi muda Sumatera Utara yang cerdas, kompetitif, berprestasi, dan berakhlak mulia. (Humas)

Skip to content