UINSU

Medan (UINSU)
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali dipercaya sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) Ujian Tahdid Mustawa bagi calon mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan studi di Universitas Al Azhar Mesir. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Pusat Pengembangan Bahasa (PUSPESA) UINSU Medan pada Selasa (23/6/2026).

Selama satu hari penuh, sebanyak 30 peserta dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera mengikuti ujian tulis dan lisan secara daring yang terhubung langsung dengan pihak Universitas Al Azhar Mesir. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan Forum Komunikasi Pendidikan Mesir Al Azhar (FORKAPMI), KH. Jami Abdul Latif, Lc., dari Jakarta. Seluruh rangkaian pelaksanaan ujian dipantau secara menyeluruh oleh FORKAPMI, mulai dari proses pelaksanaan ujian hingga pendampingan keberangkatan mahasiswa menuju Universitas Al Azhar Mesir.

Dalam sambutannya, KH. Jami Abdul Latif menegaskan bahwa Ujian Tahdid Mustawa merupakan tahapan yang sangat penting untuk menentukan tingkat kemampuan bahasa Arab calon mahasiswa sebelum mengikuti perkuliahan di Universitas Al Azhar. Hasil ujian tersebut menjadi dasar penempatan peserta pada level pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan masing-masing. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada UINSU Medan atas kesediaannya kembali menjadi penyelenggara Tahdid Mustawa bagi wilayah Sumatera.

Sementara itu, Kepala PUSPESA UINSU Medan, Prof. Dr. Watni Marpaung, M.A., menyampaikan ucapan selamat datang kepada KH. Jami Abdul Latif beserta jajaran FORKAPMI di Kampus UINSU Medan. Menurutnya, pelaksanaan Tahdid Mustawa merupakan kelanjutan dari proses seleksi calon mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar Mesir yang sebelumnya telah dilaksanakan di UINSU Medan. Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh dan penuh kesungguhan sehingga memperoleh hasil terbaik.

Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., mengapresiasi kepercayaan yang kembali diberikan kepada UINSU sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara Tahdid Mustawa. Menurutnya, amanah tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kapasitas dan profesionalisme UINSU dalam menyelenggarakan berbagai proses seleksi pendidikan bertaraf internasional. Rektor berharap semakin banyak putra-putri terbaik dari Sumatera yang dapat melanjutkan studi di Universitas Al Azhar Mesir dan kelak menjadi ulama, akademisi, serta pemimpin yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara.

Kepercayaan yang terus diberikan Kementerian Agama Republik Indonesia kepada UINSU Medan sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara seleksi studi ke Universitas Al Azhar Mesir, mulai dari proses seleksi awal hingga Tahdid Mustawa, menjadi bukti komitmen UINSU dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Diharapkan amanah tersebut terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi pengembangan pendidikan tinggi Islam di Indonesia. (Humas)

Skip to content