Medan (UINSU)
Sivitas akademika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali melaksanakan kegiatan rutin Apel Pagi pada Senin, 27 Juli 2026. Berlokasi di Kampus IV UINSU Tuntungan, apel berjalan khidmat dan diikuti oleh pimpinan universitas, Rektor, Wakil Rektor, para dekan, Wakil Dekan, kepala bagian, hingga staf dan pegawai di lingkungan UINSU.
Bertindak sebagai Pembina Apel, Dr. Irwansyah, M.Ag. menyampaikan amanat penting terkait pentingnya penegakan keikhlasan, kedisiplinan, serta penerapan tiga pilar sistem organisasi demi mempertahankan predikat “Unggul” yang telah diraih kampus Islam negeri terbesar di Sumatera Utara tersebut.


Kegiatan apel ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan tertinggi UINSU, di antaranya Rektor Prof. Dr. Nurhayati. M.Ag, Wakil Rektor I Prof. Dr. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag., Wakil Rektor III Prof. Dr. Katimin, M.Ag., Kepala Biro AAKK. Dr. Tohar Bagoangin, MA , Dekan FKM Dr. Nur Safiah Harahap, MA. Dekan FIS Prof. Dr. Mesiono S.Ag, M.Pd, Dekan FEBI Prof. Dr. Muhammad Sukri Albani Nasution, M.A Ketua LPM Prof. Dr. Muhammad Yafis, M.Ag., serta para Wakil Dekan dan Kepala Tata Usaha (KTU).
3 Pilar Sukses Organisasi Menurut Lawrence Friedman
Dalam amanatnya, Dr. Irwansyah, M.Ag. mengutip teori sistem hukum dari ahli hukum terkemuka, Lawrence Friedman, sebagai pijakan dalam mengelola dan memajukan institusi UINSU:
- Substansi Hukum (Rule of Law)
Setiap aparatur dan civitas akademika harus memahami dan menginterpretasikan aturan secara benar. Di UINSU, aturan tertinggi yang menjadi landasan operasional adalah Keputusan Rektor dan Kode Etik Akademik. Aturan berfungsi sebagai petunjuk arah agar seluruh perbuatan pegawai terstruktur dan profesional. - Struktur Hukum (Legal Structure)
Para pimpinan dan pemangku jabatan diamanahkan untuk menjadi penegak aturan sekaligus role model (contoh nyata). Hukum dan regulasi kampus tidak sekadar tertulis, melainkan harus diterapkan secara konsisten dalam menata kehidupan akademik. - Budaya Hukum (Legal Culture)
Aturan harus ditanamkan hingga menjadi kesadaran kolektif seluruh pimpinan, staf, dan mahasiswa. Budaya taat aturan bukan bertujuan untuk mengekang, melainkan untuk membentuk pribadi yang disegani, berintegritas, serta menjadi teladan bagi seluruh civitas akademika.
Menguatkan Jiwa “FKM Bersyukur” dan Pengabdian Terbaik
Dr. Irwansyah juga mengapresiasi kehadiran para pejabat dan dosen yang terus mengukir prestasi serta memberikan kontribusi positif bagi nama baik kampus, termasuk apresiasi atas kiprah dakwah dan pemikiran akademisi UINSU di kancah nasional.
Mengutip tagline Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), “FKM Bersyukur”, beliau mengajak seluruh peserta apel untuk senantiasa menyertai setiap tugas pelayanan dengan rasa syukur, nilai keikhlasan, dan kedisiplinan.
“Semoga kita semua diberikan kemuliaan, keberkahan, dan kesuksesan dalam melaksanakan amanah sebagai pimpinan dan pegawai UINSU. Insyaallah, seluruh ikhtiar ini bernilai ibadah dan menjadi amal terbaik kita. Ingatlah bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (khairunnas anfauhum linnas), khususnya bagi kemajuan UIN Sumatera Utara,” tutup Dr. Irwansyah.
Apel pagi ditutup dengan pembacaan doa bersama untuk keberkahan, kemajuan kampus, dan keselamatan seluruh keluarga besar UINSU Medan. (Humas)





