Medan (UINSU)
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan menerima dan berbincang hangat dengan para mahasiswa berprestasi yang sukses menorehkan gelar juara pada ajang bergengsi SeIBA International Festival ke-4 di UIN Imam Bonjol Padang. Pertemuan penuh kekeluargaan tersebut digelar di Ruang Kerja Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Kampus II UINSU Medan, Jalan Willem Iskandar Pasar V, Medan Estate, Jumat,11/9/2026.
Penyambutan delegasi berprestasi ini dihadiri langsung oleh Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Katimin, MA., Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag., serta Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan (Kabag), Yunni Salma, S.Ag., MM, beserta tim kemahasiswaan UINSU Medan.
Kabag Akademik dan Kemahasiswaan UINSU Medan, Yunni Salma, S.Ag., MM, mengawali pertemuan dengan menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan Rektor UINSU Medan meluangkan waktu di tengah padatnya agenda universitas untuk menyambut anak-anak berprestasi tersebut. Yunni melaporkan bahwa kepulangan kontingen dari Padang membawa capaian luar biasa lewat torehan medali Platinum, Emas, dan Perak.



Dalam laporannya, Yunni Salma memperkenalkan deretan capaian para mahasiswa UINSU Medan bertalenta diantaranya Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) terdiri dari Muhammad Agung Permana, Muhammad Alpin Jamil, mahasiswa prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Usluddin dan Studi Islam (FUSI) dan Hafaz Muhammad Bintang, mahasiswa prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) berhasil tampil prima dan mempersembahkan medali Platinum.
Cabang Monolog yang digawangi Ahmad Gunawan Munthe, Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) sebagai pemeran utama bersama tim produksi Rizki Pernando Berutu, Mahasiswa Prodi PAI, Muchlis Kurniawan, Mahasiswa Prodi Tadris IPS, FITK dan Ahmad Gunawan Munthe, mahasiswa prodi KPI, FDK sukses meraih medali Platinum atas kekompakan karyanya.
Kategori Film Pendek terdiri tim sineas muda dari Nur Hafiz dan Siti Azizah, Mahasiswa prodi KPI, FDK yang menguras air mata dewan juri dan penonton melalui film bertema anak disabilitas dan kehangatan keluarga, hingga menjadi salah satu karya terkuat peraih nominasi festival. Kemudian, Cabang Pencak Silat Tunggal Putra, Aslam Dwi Putra, Mahasiswa rodi PAI, FITK serta Lomba Pencak Silat Seni Tunggal Baku Putri, Gita Nabila Azzahra, Mahasiswi prodi Perbankan Syari’ah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sukses mengibarkan prestasi kampus dengan menyabet dua medali Emas.
Selanjutnya, Cabang Seni Pop Solo, Muhammad Khadafi, Mahasiswa prodi PAI, FITK, sukses meraih Gold Medal dengan mengguncang panggung utama SeIBA dengan penampilan ekspresif yang membuat seluruh audiens dan dewan juri terpukau hingga ikut berjoget. Cabang Kaligrafi, Iyaki Azumi Hutasuhut, mahasiswi prodi Hukum Keluarga Islam (HKI), Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) dan Cabang Lomba Seminar Kebudayaan, Hany Arifya, mahasiswi prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), FITK, menorehkan prestasi membanggakan dengan medali emasnya masing-masing. Terakhir, Cabang Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), M. Al Qori Suherla, mahasiswa prodi IAT, FUSI dan Cabang Lomba Pertunjukan Puisi, Sinta Puspita Sari, mahasiswi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) berhasil tampil memukau yang sendiri berhasil meraih silver medali.


Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen mahasiswa UINSU Medan. Rektor mengungkapkan rasa harunya melihat kekompakan dan kegigihan mahasiswa, yang menempuh perjalanan darat menggunakan bus pulang-pergi demi membawa nama baik universitas di kancah regional dan internasional.
Kalian membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk mengukir sejarah. Kampus sangat bangga atas perjuangan anak-anak sekalian yang telah mengharumkan UINSU di SeIBA Padang,” tutur Prof. Nurhayati.
Dalam arahannya, Prof. Nurhayati menegaskan bahwa pembuktian prestasi akademik dan non-akademik merupakan cara paling bermartabat untuk merespons isu-isu miring maupun pihak luar yang kerap mencari celah kesalahan kampus. Rektor mengingatkan mahasiswa agar tidak terprovokasi aksi demonstrasi tanpa kejelasan substansi yang hanya merugikan masa depan.
“Tunjukkan kehebatan kita lewat kinerja dan prestasi. Ketika kita membuktikan kualitas diri di kancah nasional dan internasional, anggapan negatif itu akan runtuh dengan sendirinya. Mahasiswa UINSU Medan tidak boleh minder. Baik dari Fakultas Ushuluddin, Dakwah, Syariah, maupun program studi umum, kalian semua punya potensi luar biasa untuk sukses di dunia dan akhirat,” tegas Rektor memotivasi.
Selain itu, para mahasiswa berprestasi UINSU Medan akan dijadwalkan kembali dipanggil dan menerima penghargaan resmipada peringatan Milad UINSU pada 19 November mendatang. Pertemuan tersebut penuh kehangatan dan turut diselingi canda tawa hangat bersama jajaran wakil rektor dan tim kemahasiswaan UINSU Medan dengan diakhiri sesi foto bersama.
Apresiasi dan dukungan moral yang diberikan pimpinan UINSU Medan ini menjadi suntikan motivasi baru atas raihan medali emas dan platinum di ajang SeIBA International Festival ke-4 Padang membuktikan bahwa dengan tekad kuat, disiplin, dan integritas, mahasiswa UINSU Medan Medan mampu berdiri sejajar serta unggul di kancah kompetisi bergengsi. (Humas)




