UINSU

Medan (UINSU)
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali menorehkan prestasi yang membanggakan melalui dedikasi tenaga pendidiknya. Tiga dosen dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) secara resmi mendapat kepercayaan menjadi Member Pattola Pallalo Foundation melalui program Indonesian Education Share-to-Care Volunteers.

Ketiga akademisi tersebut adalah Maslathif Dwi Purnomo, Ph.D., Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum., dan Dr. Muhammad Dalimunte, M.Hum. Kepercayaan ini merupakan wujud nyata apresiasi internasional atas dedikasi dan kontribusi berkelanjutan ketiganya dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Indonesian Education Share-to-Care Volunteers (www.share2care-education.org) sendiri merupakan sebuah komunitas sukarela yang bergerak secara aktif di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Komunitas ini dibentuk untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia.

Rektor UINSU Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian para dosen FITK tersebut. Menurutnya, hal ini sangat sejalan dengan visi UINSU dalam mewujudkan visi Smart Islamic University yang berdaya saing global.

“Kami jajaran pimpinan sangat mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas terpilihnya ketiga dosen FITK UINSU sebagai anggota Pattola Pallalo Foundation. Ini adalah bukti bahwa kualitas SDM dan kapasitas akademik tenaga pendidik kita diakui dan mampu berkiprah di jaringan yang lebih luas. Harapannya, pencapaian ini tidak hanya membawa nama baik institusi, tetapi juga menjadi ladang amal melalui dedikasi keilmuan yang berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan,” ujar Rektor UINSU.

Lebih lanjut, Rektor menambahkan bahwa keterlibatan dalam program Indonesian Education Share-to-Care Volunteers ini membuka peluang emas untuk terhubung secara langsung dengan jaringan profesional, peneliti, dan pendidik dari berbagai negara. Visi bersama dalam memajukan kualitas pendidikan di Indonesia dan dunia kini dapat disinergikan melalui wadah tersebut.

Melalui kolaborasi strategis ini, diharapkan ke depannya akan lahir berbagai terobosan inovasi baru, kerja sama akademik lintas institusi, peningkatan publikasi ilmiah berkualitas, serta program-program pengabdian masyarakat. Sinergi ini diyakini mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan sistem pendidikan yang jauh lebih inklusif, berkualitas tinggi, dan siap bersaing di kancah global. (Humas)

Skip to content