UINSU

Medan (UINSU)
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang pengembangan sumber daya manusia. Sebanyak enam dosen UINSU Medan berhasil lolos sebagai penerima Beasiswa Unggulan Keagamaan (BUK) Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), program beasiswa hasil kolaborasi Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk melanjutkan pendidikan jenjang Doktor (S3) di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen UINSU Medan dalam meningkatkan kualitas dosen melalui pendidikan lanjut guna memperkuat kapasitas akademik, riset, dan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Dari enam dosen yang dinyatakan lolos, tiga di antaranya akan melanjutkan studi pada perguruan tinggi di dalam negeri, sementara tiga lainnya akan menempuh pendidikan doktor di berbagai negara tujuan.

Adapun dosen penerima Beasiswa Unggulan Keagamaan (BUK) Tahun 2026 tersebut adalah:

Program S3 Dalam Negeri

  • Muhammad Putra Dinata Saragi – Dosen Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), akan melanjutkan studi doktor di Universitas Negeri Malang (UM).
  • Winda Sari – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI), akan menempuh studi doktor di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  • Mar’ie Mahfudz Harahap – Dosen Program Studi Hukum Pidana Islam, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), akan melanjutkan studi doktor di Universitas Diponegoro.

Program S3 Luar Negeri

  • Diah Safithri Armin – Dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), akan melanjutkan studi doktor di perguruan tinggi di Australia atau Selandia Baru.
  • Nur Ainun Lubis – Dosen Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), akan menempuh studi doktor di Australia.
  • Nadya Ulfa Tanjung – Dosen Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), akan melanjutkan studi doktor di Inggris (United Kingdom).

Rektor UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih para dosen tersebut. Menurutnya, keberhasilan memperoleh Beasiswa Indonesia Bangkit merupakan hasil dari dedikasi, kerja keras, serta komitmen para dosen dalam meningkatkan kompetensi akademik dan profesionalisme.

“Atas nama pimpinan universitas, saya mengucapkan selamat kepada seluruh dosen yang berhasil meraih Beasiswa Unggulan Keagamaan Program Beasiswa Indonesia Bangkit Tahun 2026. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan, tidak hanya bagi para penerima beasiswa, tetapi juga bagi keluarga besar UINSU Medan,” ujar Rektor.

Ia berharap kesempatan melanjutkan studi doktor tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memperluas wawasan keilmuan, meningkatkan kualitas penelitian, memperkuat jejaring akademik internasional, serta menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak bagi pengembangan universitas dan kemajuan masyarakat.

“Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi dosen-dosen lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas akademik, mengikuti berbagai program pengembangan SDM, serta berkontribusi dalam mewujudkan UINSU sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, kompetitif, dan bereputasi internasional,” tambahnya.

Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) merupakan salah satu program strategis Kementerian Agama RI bekerja sama dengan LPDP yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama melalui pemberian beasiswa pendidikan pada berbagai jenjang, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

Keberhasilan enam dosen UINSU Medan meraih beasiswa bergengsi ini diharapkan semakin memperkuat kualitas tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, capaian tersebut menjadi bagian dari langkah strategis UINSU dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia menuju perguruan tinggi Islam yang semakin unggul, adaptif terhadap perkembangan global, dan mampu bersaing di tingkat internasional. (Humas)

Skip to content