Medan (UINSU)
Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan kembali menegaskan komitmennya terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui penyelenggaraan acara bergengsi bertajuk “Forum Guru Besar dan Penguatan Mutu Akademik”. Kegiatan strategis ini dihelat di LePolonia Hotel & Convention, Jalan Jenderal Sudirman No. 14-18, Medan, pada hari Kamis, 20 Agustus 2026. Acara ini menghadirkan tokoh penting nasional, yakni Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc., yang disambut langsung oleh Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., bersama jajaran pimpinan universitas, dekan, ketua senat, sekretaris senat, serta puluhan guru besar.

Dalam sambutannya yang penuh kehangatan dan semangat, Rektor UINSU menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kehadiran Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT yang dinilai sangat berjasa dalam mendampingi dan mengawal kemajuan kampus. Rektor mengungkapkan pencapaian luar biasa terkait lonjakan jumlah guru besar di UINSU yang meningkat drastis dari 23 orang pada tahun 2023 menjadi 71 orang pada tahun 2026. Beliau juga mengenang bagaimana proses akreditasi perguruan tinggi yang biasanya memakan waktu berbulan-bulan dapat diselesaikan dengan gemilang dan meraih predikat unggul dalam hitungan hari berkat kerja keras seluruh sivitas akademika.

Forum strategis ini turut menyoroti penguatan mutu akademik di berbagai fakultas di lingkungan UINSU Medan. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) serta Fakultas Syariah disebut sebagai kontributor terbesar dalam pencapaian program studi unggul. Rektor juga menegaskan pentingnya peningkatan kualifikasi akademik dosen, dengan mendorong para tenaga pengajar yang masih bergelar magister untuk segera melanjutkan studi S3 demi mendukung transformasi dan kualitas pengajaran yang semakin mumpuni.

Selain aspek akreditasi dan kualifikasi dosen, acara ini juga membahas peluang kolaborasi strategis, termasuk sinergi dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Rektor menyampaikan adanya peluang bantuan beasiswa bagi mahasiswa terdampak bencana serta dukungan dana sekitar 100 juta rupiah bagi calon doktor yang sedang menyelesaikan disertasi mereka. Langkah progresif ini diambil guna meringankan beban finansial sekaligus memotivasi para dosen untuk segera merampungkan studi doktoralnya.

Kehadiran Lembaga Akreditasi Mandiri (Lamgama) yang segera meluncurkan program asesor baru turut menjadi sorotan dalam diskusi tersebut, di mana dosen-dosen didorong untuk mendaftar dan memperluas pengalaman antarkampus. Melalui pencerahan dan motivasi langsung dari Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc., acara Forum Guru Besar ini ditutup dengan optimisme tinggi. UINSU Medan diyakini akan terus melangkah mantap menjadi institusi pendidikan tinggi Islam yang berdaya saing global, berintegritas, dan membawa maslahat luas bagi umat. (Humas)

Skip to content