Palangka Raya (UINSU)
Mahasantri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Musabaqah Ilmiyah Ma’had Al-Jami’ah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia Tahun 2026 yang berlangsung di UIN Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada 18–20 Agustus 2026.
Prestasi tersebut diraih oleh Fitri Aulia Siregar, mahasantri Ma’had Al-Jami’ah UIN Sumatera Utara Medan, yang berhasil meraih Juara II cabang Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK). Capaian ini menjadi kebanggaan bagi UIN Sumatera Utara Medan sekaligus menunjukkan kemampuan mahasantri dalam menguasai khazanah keilmuan Islam melalui kajian kitab klasik.
Musabaqah Ilmiyah tersebut merupakan bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (MUNAS) Mudir Ma’had ke-13 dan Musabaqah Ilmiyah Ma’had Al-Jami’ah PTKIN se-Indonesia Tahun 2026. Berdasarkan informasi Humas UIN Palangka Raya, kegiatan ini diikuti delegasi mahasantri dari berbagai PTKIN di Indonesia dan mempertandingkan sejumlah cabang, antara lain Musabaqah Qiraatul Kutub dengan kitab Fathul Qorib al-Mujib, Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) 10 Juz, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), serta Musabaqah Karya Tulis Ilmiah (MKTI).


Dalam kegiatan tersebut, Fitri Aulia Siregar didampingi oleh Mudir Ma’had Al-Jami’ah UIN Sumatera Utara Medan, Idris Siregar, M.Ag., bersama para pengelola Ma’had, musyrif dan musyrifah, serta tiga orang mahasantri UIN Sumatera Utara.
Penyelenggaraan MUNAS dan Musabaqah Ilmiyah Ma’had Al-Jami’ah tahun ini mengusung tema “Ma’had Al-Jami’ah sebagai Laboratorium Integrasi Ilmu, Identitas, dan Peradaban Islam di Era Disrupsi Digital.” Tema tersebut menegaskan peran Ma’had Al-Jami’ah tidak hanya sebagai tempat pembinaan karakter dan keagamaan mahasiswa, tetapi juga sebagai ruang pengembangan keilmuan dan pembentukan identitas mahasantri.
Bagi UIN Sumatera Utara Medan, raihan Juara II yang diperoleh Fitri Aulia Siregar menjadi bukti bahwa pembinaan mahasantri di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah terus memberikan hasil positif. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para mahasantri lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan, memperdalam kajian keislaman, serta berprestasi dalam berbagai ajang akademik dan keagamaan di tingkat nasional.
Keikutsertaan UIN Sumatera Utara Medan dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring dan silaturahmi antarma’had Al-Jami’ah PTKIN se-Indonesia, sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman dan gagasan dalam pengembangan pembinaan mahasantri di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. (Humas)
