Medan (UINSU)
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali merealisasikan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para dosen serta pegawai di lingkungan kampus. Penyerahan beasiswa tersebut digelar secara khidmat di Gedung Biro Rektor Kampus II UINSU, Jalan Willem Iskandar, Medan Estate, Jumat, 11/09/2026.

Penyaluran zakat periode ini difokuskan pada empat skema bantuan, yakni Beasiswa Dhuafa, Beasiswa Hafiz, Beasiswa Prestasi, serta bantuan Kafalah guna meringankan beban finansial mahasiswa UINSU Medan dalam menempuh pendidikan tinggi. Ketua UPZ UINSU Medan, Dr. Muhammad Syahbudi, S.E.I., MA, dalam laporannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada para muzaki (dosen dan pegawai UINSU Medan) yang telah mempercayakan pengelolaan zakatnya melalui UPZ.

Dr. Syahbudi merinci, pada periode September ini bantuan disalurkan kepada 129 mahasiswa penerima Beasiswa Dhuafa, 7 mahasiswa Beasiswa Hafiz Al-Qur’an, 18 mahasiswa Beasiswa Prestasi, serta mahasiswa penerima skema bantuan Kafalah. Total mahasiswa penerima manfaat tercatat mencapai 148 orang lebih mahasiswa UINSU Medan tahun 2026.

Menariknya, Dr. Syahbudi menegaskan bahwa UPZ UINSU Medan tidak hanya melepas mahasiswa UINSU Medan setelah bantuan dana diserahkan, melainkan mendampingi mereka melalui program pemberdayaan dan pembinaan berkelanjutan mulai dari Pembinaan Ekonomi dan Kewirausahaan untuk mengasah strategi membangun bisnis dan literasi akuntansi, Penguatan Tilawah dan Tahfiz Al-Qur’an dengan pemantauan intensif agar hafalan mahasiswa tetap mutqin yang mampu menuntaskan hingga 30 juz bahkan ditargetkan mendapat beasiswa penuh, Pendalaman Fikih dan Hukum Islam dan Pengembangan Bakat dan Keterampilan (Soft Skills) guna mempersiapkan lulusan yang adaptif di dunia kerja.

“Target kita, para mahasiswa UINSU Medan yang tamat dari kampus ini tidak hanya bergelar S1, tetapi memiliki soft skills yang matang dan mampu berdikari,” ungkap Dr. Syahbudi.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. Mohammad Hatta yang hadir didampingi Direktur Penghimpunan BAZNAS Sumut, Bapak Yunus memberikan arahan strategis perzakatan. Prof. Hatta menjelaskan bahwa tugas pokok amil zakat berfokus pada dua hal Utama yakni penghimpunan (collecting) dan pendistribusian (distribution). Menurutnya, beasiswa pendidikan merupakan bentuk pendistribusian zakat produktif yang sangat mulia karena memiliki misi jangka panjang: mengubah status mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat) di masa depan.

Dalam arahannya, Prof. Hatta mengingatkan tiga prinsip mutlak Aman yang wajib dijaga oleh pengelola zakat diantaranya Aman Syar’i: Pengelolaan dan distribusi zakat harus berpedoman teguh pada fatwa ulama dan disalurkan tepat kepada delapan asnaf sebagaimana ketentuan syariat, Aman Regulasi: Pengelolaan harus tertib hukum dan siap diaudit secara berkala agar terhindar dari potensi pelanggaran administrasi maupun pidana serta Aman NKRI: Aliran dana zakat harus dipastikan bersih dan tidak boleh disalahgunakan untuk gerakan atau pendanaan yang merongrong keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Prof. Hatta juga berpesan kepada para mahasiswa UINSU Medan agar senantiasa mendoakan para dosen dan pegawai yang telah berzakat, serta menjaga akhlak dan kualitas diri selama menempuh perkuliahan.

Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan distribusi zakat ini. Rektor menegaskan komitmen pimpinan universitas untuk terus mengawal pemotongan zakat Aparatul Sipil Negara (ASN) dan pegawai secara transparan dan sesuai regulasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), seraya mengajak seluruh sivitas akademika UINSU Medan memperbesar kesadaran berzakat.

Kepada para mahasiswa UINSU Medan penerima manfaat, Prof. Nurhayati berpesan agar bantuan ini dimanfaatkan secara bijak untuk kebutuhan perkuliahan (seperti UKT) dan dijadikan pemantik semangat belajar. Rektor menekankan agar mahasiswa UINSU Medan tidak pernah merasa rendah diri (minder) bersaing dengan kampus-kampus umum lainnya di Sumatera Utara.

“Kalian adalah anak-anak hebat dan berprestasi. Jangan pernah merasa minder dari prodi atau fakultas mana pun. Kampus kita telah terakreditasi Unggul dan lebih dari 50 persen prodi telah terakreditasi unggul serta diakui dunia internasional,” ujar Prof. Nurhayati memotivasi.

Rektor juga mencontohkan mahasiswa-mahasiswa UINSU Medan yang sukses mengukir prestasi nasional dan ajang internasional yang baru dalam ajang Seiba International Festival di UIN Imam Bonjol Padang yang meraih medali platinum, hingga mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam yang sukses menjadi Da’i di televisi nasional serta Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi berhasil menjadi konten kreator berdaya jangkau jutaan pengikut.

Lebih lanjut, Rektor memaparkan bahwa pimpinan UINSU terus menghadirkan berbagai program beasiswa kemitraan dengan UINSU Medan, mulai dari Bank Syariah Nasional (BSN), Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Indonesia (BI), Bank Mega Syariah, Bank Sumut Syariah, hingga wakaf (mauquf ‘alaih) agar tidak ada mahasiswa UINSU Medan yang putus kuliah karena kendala ekonomi.

Kegiatan penyerahan program beasiswa zakat ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Katimin, MA., Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag., Kepala Biro AUPK, Dr. Ibnu Sa’dan, M.Pd, Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan, Yunni Salma, S.Ag., MM serta pengurus UPZ UINSU Medan.

Melalui penyaluran beasiswa zakat UPZ UINSU Medan Bersama BAZNAS Sumut, program ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penyerahan bantuan finansial semata, melainkan menjadi pijakan awal bagi mahasiswa UINSU Medan dalam menempa kapasitas akademik, spiritual, dan keterampilan praktis. Pendampingan berkelanjutan yang disiapkan menjadi wujud nyata komitmen kampus untuk mencetak sarjana yang mandiri, berkarakter, dan siap bertransformasi dari penerima manfaat menjadi pribadi yang berdaya memberi maslahat luas bagi umat. (Humas)

Skip to content