Medan (UINSU)
Komitmen Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan (UINSU Medan) dalam mewujudkan kampus yang hijau dan berkelanjutan kembali mendapat pengakuan dari UI GreenMetric Sustainable University Rankings. Pada tahun 2026, UINSU Medan berhasil meraih Certificate of Compliance dengan predikat Platinum sekaligus memperoleh UI GreenMetric Trees Rating sebesar 2,5 dari 5 Trees.

Pengakuan tersebut menjadi capaian penting bagi UINSU Medan dalam memperkuat komitmen terhadap pembangunan kampus berkelanjutan. Berdasarkan sertifikat yang diterbitkan UI GreenMetric, UINSU Medan dinyatakan sebagai institusi pendidikan tinggi yang memenuhi tujuh kriteria penilaian UI GreenMetric dalam program keberlanjutan tahun 2026. Sertifikat tersebut diterbitkan di Depok, Indonesia, pada 16 Juli 2026 dan ditandatangani oleh Chairperson of UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, S.E., M.I.A.

Sementara itu, Trees Rating 2,5 dari 5 diberikan berdasarkan evaluasi komprehensif terhadap data universitas dan program-program keberlanjutan yang dijalankan UINSU Medan. Sertifikat Trees Rating tersebut juga berlaku hingga 16 Juli 2027, sebagaimana tercantum pada dokumen penghargaan.

UI GreenMetric sendiri merupakan inisiatif pemeringkatan keberlanjutan perguruan tinggi yang diinisiasi oleh Universitas Indonesia sejak 2010. Program ini bertujuan mendorong perguruan tinggi di berbagai negara untuk semakin serius mengembangkan kebijakan dan praktik kampus berkelanjutan, termasuk dalam pengelolaan lingkungan, energi, air, limbah, transportasi, pendidikan, serta tata kelola kelembagaan.

Dalam perkembangannya, kerangka penilaian UI GreenMetric terus diperbarui. Pada 2026, UI GreenMetric menggunakan tujuh pilar utama, yakni Setting and Infrastructure, Energy and Climate Change, Waste, Water, Transportation, Education, serta Governance and Digitalization. Penambahan aspek tata kelola dan digitalisasi semakin memperluas cakupan penilaian keberlanjutan, tidak hanya pada kondisi fisik kampus, tetapi juga bagaimana perguruan tinggi mengelola program keberlanjutan secara institusional dan memanfaatkan teknologi untuk mendukungnya.

Secara global, UI GreenMetric telah berkembang menjadi salah satu platform benchmarking keberlanjutan perguruan tinggi dengan cakupan yang luas. Data resmi UI GreenMetric mencatat bahwa pada 2026 terdapat 1.745 institusi dari 105 negara yang berpartisipasi dalam pemeringkatan tersebut. Perkembangan ini menunjukkan semakin kuatnya perhatian perguruan tinggi dunia terhadap isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menyambut capaian tersebut dengan rasa syukur sekaligus menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat gerakan keberlanjutan di lingkungan kampus.

Alhamdulillah, UIN Sumatera Utara Medan kembali memperoleh pengakuan dari UI GreenMetric melalui Certificate of Compliance dengan predikat Platinum serta meraih Trees Rating 2,5 dari 5 pada tahun 2026. Semoga pencapaian ini menjadi pemacu semangat seluruh civitas academica untuk terus menghadirkan kampus yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Rektor.

Prof. Nurhayati menegaskan bahwa capaian tersebut tidak seharusnya dipandang semata-mata sebagai sebuah penghargaan, tetapi sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dan budaya keberlanjutan di kampus. Menurutnya, komitmen terhadap pelestarian lingkungan, energi bersih, dan pembangunan berkelanjutan perlu terus diperkuat, baik dalam lingkungan perguruan tinggi maupun dalam kontribusinya kepada masyarakat luas.

Semoga komitmen terhadap pelestarian lingkungan, energi bersih, dan pembangunan berkelanjutan semakin kuat, bukan hanya di lingkungan kampus, tetapi juga bagi masyarakat luas. Terima kasih atas kerja keras, kolaborasi, dan dedikasi semua pihak,” lanjutnya.

Capaian Certificate of Compliance Platinum dan 2,5 Trees Rating ini sekaligus menjadi bagian dari perjalanan UINSU Medan dalam membangun ekosistem perguruan tinggi yang lebih ramah lingkungan. Berbagai upaya terkait penghijauan, efisiensi energi, pengelolaan sampah dan air, transportasi, serta integrasi nilai-nilai keberlanjutan dalam pendidikan dan riset menjadi bagian penting dalam membangun budaya kampus hijau.

Bagi UINSU Medan, pengakuan UI GreenMetric 2026 tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian administratif, melainkan menjadi pijakan untuk meningkatkan standar keberlanjutan pada tahun-tahun berikutnya. Dengan kolaborasi seluruh unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan mitra, UINSU Medan optimistis dapat terus mengembangkan kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian kuat terhadap lingkungan dan masa depan generasi mendatang.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, capaian 2026 ini diharapkan menjadi pemacu bagi seluruh civitas academica UINSU Medan untuk menjadikan prinsip keberlanjutan sebagai bagian dari kehidupan kampus sehari-hari—membangun lingkungan pendidikan yang hijau, sehat, inklusif, inovatif, dan mampu memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat serta lingkungan. (Humas)

Skip to content