MEDAN (UINSU)
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada pengabdian, kebersamaan, dan peningkatan kualitas pelayanan. Semangat ini tercermin dalam pelaksanaan apel pagi rutin sivitas akademika UIN Sumatera Utara yang diselenggarakan secara serentak di Kampus IV Tuntungan dan Kampus II Pancing pada Senin (5/10/2026).
Di Kampus IV Tuntungan, pelaksanaan apel dipimpin oleh Dr. M. Ridwan, M.Ag., selaku pembina apel. turut hadiri secara langsung oleh Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag.; Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag.; Wakil Rektor IV, Prof. Dr. H. Muzakkir, M.Ag.; Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Prof. Dr. Mesiono, M.Pd.; serta Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Dr. Nursapia Harahap, M.A., para wakil dekan, para dosen dan seluruh sivitas akademika yang turut hadir.


Dalam amanatnya di Kampus IV, Dr. M. Ridwan secara khusus menyoroti pentingnya perubahan paradigma dalam bekerja. “Mari kita ubah paradigma dalam bekerja. Jangan melihat pekerjaan sebagai keterpaksaan, tetapi sebagai kesempatan untuk memberikan kontribusi terbaik dan menjadi bagian dari amal jariah kita,” tegasnya.
Selain penguatan kedisiplinan, apel pagi di Kampus IV tersebut juga menjadi momen penting dengan diumumkannya secara resmi kedatangan dua mahasiswa internasional asal Komoro. Mahasiswa asing tersebut bernama Muhammad Abdallah yang terdaftar di Fakultas Sains dan Teknologi (FST) mengambil Program Studi Ilmu Komputer, sementara Yusuf Imanuddin menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dengan jurusan Ekonomi Islam. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata dinamika positif kampus menuju institusi pendidikan tinggi berwawasan global. Dr. M. Ridwan mengingatkan pentingnya memberikan pendampingan dan pelayanan prima yang ramah, responsif, dan profesional sebagai cerminan tata kelola kampus berstandar internasional.


Sementara itu, pelaksanaan apel pagi di Kampus II Pancing yang berlokasi di kawasan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, juga berlangsung dengan khidmat. Bertindak sebagai pembina apel di Kampus II adalah Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Nurussakinah Daulay, M.Psi. Dalam amanatnya, poin penting yang ditekankan berfokus pada profesionalisme dan kesejahteraan aparatur negara.
Prof. Dr. Nurussakinah Daulay mengingatkan bahwa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan kampus tidak hanya tentang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tetapi juga tentang menjaga diri agar tetap sehat, kuat, dan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Disampaikan bahwa kesehatan fisik membuat aparatur mampu bekerja, sedangkan kesehatan mental membuat mereka mampu bekerja dengan tenang, bijak, dan bermakna. Kinerja yang hebat tidak hanya dibangun oleh kompetensi, melainkan juga oleh tubuh yang sehat dan mental yang tangguh. Oleh karena itu, merawat kesehatan ditekankan bukan sebagai tanda kelemahan, melainkan sebagai bagian integral dari profesionalisme seorang PNS.
Pesan mendalam tersebut dirangkum dalam sebuah pedoman bagi seluruh peserta apel: “Sehat Fisiknya, Sehat Mentalnya, Optimal Pengabdiannya..”. Prof. Dr. Nurussakinah menutup amanatnya dengan mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjaga tubuh agar tetap kuat, menjaga pikiran agar tetap sehat, dan menjaga hati agar tetap ikhlas, karena pengabdian yang baik sangat membutuhkan pribadi yang sehat secara fisik dan mental. Melalui pelaksanaan apel pagi yang sinergis di dua kampus ini, seluruh sivitas akademika kembali didorong untuk memperkuat kolaborasi dan menjaga kesehatan. Di bawah komando Rektor UIN Sumatera Utara, segenap pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan staf berkomitmen teguh untuk terus memperkuat budaya pengabdian guna mewujudkan UIN Sumatera Utara yang unggul, berdaya saing, dan berwawasan internasional.(Humas).




