Yogyakarta (UINSU) – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali menorehkan tinta emas di panggung pendidikan nasional. Dalam perhelatan bergengsi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) PTKIN se-Indonesia yang diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. kontingen UINSU Medan sukses menunjukkan taringnya di bidang syiar dan dakwah Islamiyah. Puncak kemenangan tersebut resmi diumumkan pada Jumat, 06 November 2026.
Dua delegasi terbaik UINSU Medan tampil cemerlang dan berhasil naik ke podium kehormatan di bawah sorotan sorak bangga para penonton dan kontingen dari berbagai penjuru tanah air. Muhammad Hafaz Bintang, Mahasiwa Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) sukses mengamankan predikat sebagai Juara I kategori Dai Putra, sementara rekan seperjuangannya, Chailla Sabrina, Mahasiswi Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UINSU Medan menyabet gelar Harapan III kategori Dai Putri (Daiyah) setelah melalui serangkaian babak penyisihan dan final yang sangat ketat.


Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag, menyampaikan rasa bangga atas dedikasi dan kerja keras para mahasiswa yang telah mengharumkan nama almamater di tingkat nasional. “Kami, atas nama sivitas akademika UINSU Medan, menyampaikan rasa bangga, apresiasi, dan ucapan selamat yang setinggi-tingginya kepada Ananda Muhammad Hafaz Bintang dan Chailla Sabrina atas prestasi luar biasa yang diraih di ajang OASE 2026 di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Kemenangan ini bukan hanya sekadar trofi, melainkan bukti nyata bahwa mahasiswa UINSU Medan memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kedalaman spiritual, dan kemampuan komunikasi dakwah yang mumpuni. Semoga capaian gemilang ini menjadi pelecut semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, mengukir karya, dan menebarkan risalah Islam yang rahmatan lil ‘alamin di kancah nasional maupun internasional.” ujar Prof. Nurhayati.
Sebelumnya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UINSU Medan, Prof. Dr. Katimin, MA., selaku penanggung jawab kontingen, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas keberhasilan yang diraih para delegasi. Prof. Katimin juga memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa dan pihak yang telah terlibat dalam mempersiapkan serta mendukung keikutsertaan kontingen UINSU Medan pada ajang tersebut.
Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan buah dari kerja keras, persiapan yang matang, dedikasi, serta semangat juang mahasiswa dalam mengikuti kompetisi. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota kontingen yang telah berjuang secara maksimal, menjaga nama baik almamater, dan menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti OASE.
Prof. Katimin berharap keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para peraih prestasi, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kompetensi, serta berani berkompetisi dan meraih prestasi di berbagai bidang.
Ajang OASE PTKIN III 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tidak hanya menjadi wadah unjuk kemampuan di bidang sains dan riset, tetapi juga menjadi arena penting dalam menguji kapasitas spiritual, komunikasi, serta syiar Islam di kalangan mahasiswa.
Keberhasilan Hafaz dan Chailla membuktikan bahwa mahasiswa UINSU Medan memiliki keseimbangan yang baik antara kecerdasan intelektual, kedalaman spiritual, serta kepekaan sosial dalam menyampaikan risalah dakwah Islamiyah yang rahmatan lil ‘alamin. Capaian ini sekaligus menjadi motivasi kuat bagi mahasiswa UINSU Medan lainnya untuk terus mengukir prestasi, berani berkompetisi di tingkat nasional, dan membawa nama baik kampus berkeadaban ke kancah yang lebih luas. (Humas)



