UINSU

Malaysia (UINSU)
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan di tingkat internasional. Empat mahasiswa UINSU berhasil meraih dua penghargaan sekaligus pada ajang 5th International Youth Summit (IYS) 2026, sebuah kompetisi dan forum kepemudaan internasional yang mempertemukan mahasiswa serta generasi muda dari berbagai negara untuk berkolaborasi, bertukar gagasan, dan menghadirkan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan global.

Dalam kompetisi tersebut, tim mahasiswa UINSU berhasil meraih Silver Medal pada Sub Tema Tourism & Culture serta Silver Medal pada Sub Tema Education melalui dua gagasan inovatif yang dikembangkan sebagai solusi atas berbagai persoalan di bidang pariwisata dan pendidikan.

International Youth Summit (IYS) merupakan kegiatan tahunan berskala internasional yang menjadi wadah pengembangan wawasan global, kepemimpinan, serta jejaring internasional bagi generasi muda. Melalui berbagai rangkaian kegiatan seperti Essay Competition dan Poster Exhibition, peserta dari berbagai negara diberikan kesempatan untuk menyampaikan gagasan kreatif dan inovatif yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dunia.

Pada kategori Tourism & Culture, tim UINSU mengusung inovasi berupa aplikasi mobile bernama IND-CLUSIVE, sebuah platform yang dirancang untuk mewujudkan pariwisata budaya yang inklusif. Gagasan tersebut dikembangkan berdasarkan konsep Inclusive Tourism Development yang dikemukakan oleh Scheyvens dan Biddulph. Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas destinasi wisata budaya bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas, sehingga tercipta pengalaman wisata yang lebih ramah, setara, dan berkelanjutan.

Sementara itu, pada kategori Education, tim mahasiswa UINSU menghadirkan inovasi berupa aplikasi pembelajaran investasi berbasis gamifikasi yang ditujukan bagi Generasi Z. Aplikasi tersebut dirancang untuk mempermudah proses pembelajaran investasi melalui pendekatan yang interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik generasi muda yang akrab dengan teknologi digital.

Keberhasilan meraih dua medali perak ini menunjukkan kemampuan mahasiswa UINSU dalam menghasilkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat global sekaligus mampu bersaing di tingkat internasional. Inovasi yang ditawarkan tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknologi, tetapi juga memperhatikan nilai keberlanjutan, inklusivitas, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Tim mahasiswa UINSU yang berhasil mengharumkan nama almamater pada ajang tersebut terdiri atas Hanifah Khairiah, Jefri Geovani, dan Fuqarra Haqqi dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Fachry Ilham Akbar dari Program Studi Manajemen Dakwah.

Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih para mahasiswa tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UINSU tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi inovatif yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UINSU memiliki daya saing global dan mampu berkolaborasi dalam menghasilkan gagasan-gagasan kreatif yang menjawab berbagai tantangan masa depan. Semoga capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama baik UINSU di berbagai forum internasional,” ujar Rektor.

Raihan dua medali perak pada 5th International Youth Summit 2026 semakin memperkuat komitmen UINSU Medan dalam mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif, berwawasan global, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif bagi masyarakat dunia. (Humas)

Skip to content