UINSU

Medan (UINSU)

Program Studi Magister (S2) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan resmi menjalani proses Asesmen Lapangan (AL) melangkah mantap menuju rekognisi mutu tertinggi. Acara pembukaan asesmen berlangsung pada, Senin (18/05) di Aula FDK Kampus II UINSU Medan menjadi momentum penting untuk mengantarkan prodi tersebut meraih predikat akreditasi tertinggi “Unggul”.

Proses visitasi ilmiah ini dipimpin langsung oleh dua pakar komunikasi Islam terkemuka di Indonesia yang bertindak sebagai Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yaitu Prof. Dr. Drs. Najahan Musyafak, M.A. dari UIN Walisongo Semarang, dan Prof. Dr. Umdatul Hasanah, M.Ag. dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Suasana pembukaan terasa sangat prestisius karena tidak hanya memperlihatkan soliditas internal kampus, tetapi juga sinergi dan kolaborasi kuat dengan jajaran pemerintahan daerah. Selain dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan UINSU Medan yang Bersatu mulai dari Wakil Rektor, Kepala Biro, para Dekan, Direktur Pascasarjana, Lembaga Penjamin Mutu (LPM), Para Unit Pelaksana Teknis (UPT), Satuan Pengawas Internal (SPI), Para Guru Besar, Alumni dan seluruh civitas FDK UINSU Medan.

Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), M. Bobby Afif Nasution, yang diwakilkan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Muhammad Suib, S.Pd., M.M, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP. Kehadiran para tokoh birokrasi ini mempertegas bahwa keberadaan Magister KPI UINSU Medan memiliki dampak strategis yang diakui secara luas di luar mercusuar akademik.

Asesmen yang secara resmi dibuka oleh Pelaksana harian (Plh) Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag dalam arahannya memberikan apresiasi yang mendalam kepada Tim Asesor yang telah hadir untuk memvalidasi potret kinerja akademik di FDK UINSU Medan. Beliau menekankan bahwa kekhawatiran tersebut harus diubah menjadi energi positif yang dipenuhi rasa optimisme dan semangat kebersamaan.

“Secara manusiawi, tentu ada rasa takut atau tegang dalam menghadapi kegiatan Asesmen Lapangan ini. Namun, rasa takut itu harus diikuti dengan rasa gembira. Kita harus menyambut momentum ini dalam suasana silaturahmi yang penuh persahabatan dengan para asesor,” ujar Prof. Muzakkir

Lebih lanjut Prof. Muzakkir, substansi utama dari keberhasilan akreditasi ini terletak pada kejujuran dan validitas data. Ia meminta agar seluruh komponen data yang diperlukan dipersiapkan secara benar, sesuai dengan regulasi, dan komprehensif. Validitas ini krusial agar proses verifikasi yang dilakukan oleh tim asesor benar-benar merefleksikan realitas objektif yang ada di lapangan.

Sebelumnya, Dekan FDK UINSU Medan, Prof. Dr. Hasan Sazali, M,Ag dalam sambutannya mengungkapkan rasa haru atas dukungan luar biasa yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan universitas serta para pejabat tinggi pemerintahan daerah yang berkenan hadir langsung. Ia menyatakan bahwa seluruh dokumen borang yang disiapkan merupakan potret riil dari kerja keras, kerja cerdas, dan sinergitas kolektif seluruh civitas akademika.

“Kehadiran para pimpinan, tokoh daerah, serta para alumni senior Magister KPI di ruangan ini adalah energi luar biasa bagi kami. Ini membuktikan bahwa ikhtiar menuju akreditasi ‘Unggul’ telah menjadi gerakan berjamaah. Kami sangat siap dan terbuka untuk diverifikasi secara total demi menghasilkan potret akademik yang jujur dan komprehensif,” tegas Prof. Hasan Sazali.

Dukungan strategis dari pihak eksternal, Gubsu, M. Bobby Afif Nasution yang pada kesempatan ini diwakilkan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Muhammad Suib, S.Pd., M.M, dalam sambutan tertulisnya menyampaikan penghargaan kepada civitas akademika FDK UINSU Medan atas komitmennya yang konsisten dalam menjaga dan menaikkan standardisasi mutu pendidikan tinggi di wilayah kerja Sumatera Utara. Pemerintah Provinsi melihat proses akreditasi ini bukan sekadar urusan internal kampus, melainkan langkah krusial bagi masa depan sumber daya manusia (SDM) daerah.

Gubernur menilai, UINSU Medan selama ini telah menjadi mitra yang berkolaborasi intelektual dan strategis bagi pemerintah dalam melahirkan pemikir-pemikir yang berkontribusi nyata pada stabilitas sosial, penguatan sektor pendidikan, dan syiar keagamaan yang moderat di tengah masyarakat heterogen Sumatera Utara (Sumut).

Dalam penutup acara ini, Perwakilan Tim Asesor BAN-PT, Prof. Dr. Drs. Najahan Musyafak, M.A. dari UIN Walisongo Semarang, yang bertugas bersama Prof. Dr. Umdatul Hasanah, M.Ag, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan luar biasa yang ditunjukkan oleh seluruh civitas akademika UINSU Medan. Beliau menegaskan bahwa kedatangan tim asesor ke FDK UINSU bukan untuk mencari-cari kelemahan atau bertindak selaku penguji yang kaku. Sebaliknya, proses ini merupakan wadah potret objektif untuk menyelaraskan narasi tertulis yang ada di dalam dokumen borang dengan fakta empiris di lapangan. (Humas)

Skip to content