Medan (UINSU)
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan secara resmi memberangkatkan 5.000 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Apel pelepasan mahasiswa ini digelar pada sabtu (18/07) dengan penuh khidmat di Lapangan Kampus II UINSU, Jalan Willem Iskandar (Pancing), Medan.
Rektor UINSU Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., hadir secara langsung untuk memberikan arahan sekaligus meresmikan pelepasan mahasiswa tersebut. Dalam sambutannya, Rektor menekankan poin penting mengenai adaptasi, etika sosial, dan identitas mahasiswa UINSU di tengah masyarakat.
“Anak-anakku sekalian, di lokasi KKN nanti, kalianlah yang harus mampu beradaptasi dengan masyarakat, bukan sebaliknya. Jaga tutur kata, gunakan bahasa Indonesia yang baik, dan sesuaikan perilaku dengan kearifan lokal setempat. Jangan lupa, hal pertama yang harus dilakukan adalah melapor dan bersilaturahmi kepada Kepala Desa setempat,” pesan Rektor.
Lebih lanjut, Rektor mengingatkan bahwa mahasiswa UINSU membawa nilai lebih di mata masyarakat. Mahasiswa diharapkan siap tampil dan mengambil peran keagamaan serta sosial di desa pengabdian.
“Anak UIN Sumatera Utara itu harus bisa jadi imam, bisa jadi khatib, atau mengisi ceramah di ibu-ibu pengajian. Tunjukkan hal-hal yang luar biasa dan positif. Manfaatkan media sosial untuk menyebarkan kegiatan yang bermanfaat. Niatkan KKN ini murni untuk memberikan dampak baik bagi masyarakat dan jaga nama baik kampus” tegas Rektor yang disambut antusiasme para mahasiswa.
“Kalian semua di sana adalah saudara. Jaga selalu kekompakan tim, saling back up, dan tolong-menolonglah jika ada rekan yang sakit atau menghadapi kendala. Jangan sampai ada perselisihan atau tindakan yang saling menyakiti. Keberhasilan pengabdian ini sangat bergantung pada rasa kepedulian dan kerja sama yang kuat sesama rekan,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UINSU sekaligus Ketua Panitia KKN 2026, Prof. Dr. Nispul Khoiri, M.Ag, dalam laporannya merinci bahwa program KKN tahun ini diikuti oleh total 5.000 peserta yang terbagi ke dalam skema internasional, kerja sama, reguler, dan mandiri.
Adapun rincian penempatan mahasiswa KKN 2026 adalah sebagai berikut:
- KKN Internasional Thailand: 10 orang (Yala Province)
- KKN Internasional Malaysia: 25 orang (Kuala Lumpur)
- KKN Internasional BKS PTN Barat: 3 orang (Tasikmalaya)
- KKN Nusantara Kementerian Agama: 5 orang (Banten)
- KKN Kolaborasi PTKIN: 5 orang (Bangka Belitung)
- KKN Reguler: 4.800 orang
- KKN Mandiri: 152 orang
Secara geografis, Prof. Nispul menjelaskan bahwa lokasi penyebaran KKN tahun ini mencakup tiga cakupan utama. “Untuk KKN Internasional difokuskan di Malaysia dan Thailand. Untuk KKN Kerja Sama berada di Tasikmalaya, Banten, dan Bangka Belitung. Sementara untuk lokasi KKN Reguler, para mahasiswa akan mengabdi di 17 Kabupaten/Kota, 77 Kecamatan, dan 175 Desa di wilayah Sumatera Utara,” jelasnya.

Acara seremonial pelepasan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas, di antaranya Dekan Fakultas Syariah Prof. Dr. Syafrudin Syam, S.Ag., M.Ag., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Dr. Muhammad Rifa’i, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Dr. Marliyah, M.Ag., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) Dr. Uqbatul Khoir Rambe, M.A., Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Reni Ria Armayani Hasibuan, M.E.I., Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Putra Apriadi Siregar, S.K.M., M.Kes., serta para Kepala Pusat di lingkungan LPM UINSU.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan peresmian secara simbolis. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, KKN UINSU Medan tahun 2026 resmi dibuka,” tutup Rektor di akhir sambutannya. Para mahasiswa perwakilan yang hadir kemudian bersiap untuk melanjutkan persiapan menuju lokasi pengabdian masing-masing. (Humas)





