Medan (UINSU)
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara menorehkan babak baru dalam tata kelola pembinaan warga binaan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan berbagai mitra strategis, termasuk Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. Bertempat di Lapas Kelas I Medan, Tanjung Gusta, kegiatan yang dihelat pada Selasa (4/8/2026) ini juga dirangkaikan dengan peluncuran inovasi unggulan Smart Zero Waste Pemasyarakatan dan Dashboard SIPINTAR.

Acara yang dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), akademisi, pimpinan instansi vertikal, serta pengampu wilayah setempat diawali dengan penyambutan hangat melalui penampilan tari persembahan dari warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Medan. Dalam laporan pembukaannya, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sumut, Bejo, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra kerja yang konsisten mendukung penguatan program pemasyarakatan, khususnya pembinaan kerohanian bertajuk Cahaya Ramadhan di Balik Jeruji oleh UINSU Medan.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, A.Md.IP., S.H., M.Si., menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama dalam menjawab berbagai tantangan pemasyarakatan, termasuk mengatasi persoalan overkapasitas. Berdasarkan data terbaru, jumlah penghuni lapas dan rutan di seluruh Sumatera Utara mencapai 32.827 orang, di mana 31.000 orang di antaranya merupakan warga asli Sumatera Utara.

“Kolaborasi adalah kunci dalam membangun pemasyarakatan yang semakin maju dan berdampak. Melalui penandatanganan kerja sama ini, kami berharap seluruh mitra dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan,” ujar Jalu Yuswa Panjang.

Jejak Pengabdian dan Sejarah Kolaborasi UINSU

Kehadiran dunia pendidikan tinggi, khususnya UINSU, memiliki ikatan historis yang mendalam dengan lembaga pemasyarakatan di Sumatera Utara. Wakil Rektor IV UINSU, Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag., yang hadir mewakili Rektor UINSU Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., mengungkapkan bahwa UINSU telah menjalin kerja sama erat sejak empat tahun lalu, jauh sebelum adanya restrukturisasi kementerian, yakni ketika bermitra dengan Kementerian Hukum dan HAM.

Sebagai perguruan tinggi Islam negeri terbesar di Sumatera Utara, UINSU secara konsisten mendampingi para warga binaan yang dengan penuh kehangatan disapa sebagai para santri dan santriwati. Prof. Muzakkir mengenang berbagai program nyata yang telah berjalan, seperti program Cahaya Ramadhan di Balik Jeruji, kegiatan pengabdian masyarakat melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LP2M) dan Pascasarjana yang diwujudkan dalam program Ngaji (Ngabdi di Balik Jeruji), serta penanaman pohon Matoa di Rutan Perempuan Kelas IIA Medan sebagai bentuk implementasi ekoteologi.

Melalui program tersebut, para dosen dan mahasiswa UINSU—termasuk sosok relawan kemanusiaan Dr. Adi Sucipto, M.Ag.—dengan tulus dan sukarela mendatangi seluruh lapas dan rutan di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara. Mereka hadir membawa tim kesehatan, memberikan pembinaan keagamaan, hingga mendampingi prosesi syahadat dan ikrar bagi warga binaan tanpa mengharapkan imbalan apa pun.

Transformasi Digital dan Lingkungan Melalui Smart Zero Waste & Dashboard SIPINTAR

Puncak acara ditandai dengan peluncuran dua inovasi strategis yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Smart Zero Waste Pemasyarakatan dihadirkan sebagai wujud komitmen pengelolaan sampah domestik lapas agar menjadi produk yang bernilai ekonomis dan produktif, sekaligus mendukung program prioritas Kementerian Agama dalam penguatan ekoteologi dan kesadaran lingkungan.

Sebagai pendukung transparansi dan kecepatan pelaporan, Kanwil Ditjenpas Sumut turut meluncurkan Dashboard SIPINTAR, sistem digital terintegrasi yang berfungsi sebagai media monitoring, evaluasi, dan pengendalian tata kelola pemasyarakatan secara akurat dan akuntabel.

Penandatanganan PKS kali ini turut melibatkan 16 lembaga dan perguruan tinggi terkemuka di Sumatera Utara, di antaranya Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Prima Indonesia (wakil rektor IV Dr. dr. Ali Napiah Nasution), Universitas Dharmawangsa (Rektor Dr. Zamakhsyari Hasballah), RSUD Dr. Pirngadi Medan (Direktur Dr. Mardohar Tambunan), Puskesmas Medan Helvetia, serta dukungan pelestarian lingkungan melalui penyerahan bibit pohon dari PT PP Project BRT Mebidang.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan yang inspiratif ini, para tamu undangan berkesempatan untuk meninjau dan melihat secara langsung hasil karya-karya kreatif dari warga binaan lapas. Tidak hanya itu, para tamu juga diajak meninjau area kebun serta unit peternakan produktif yang dikelola dan dioperasikan langsung oleh warga binaan di lapas, yang meliputi peternakan lele, ayam petelur, hingga ayam kampung.

Melalui sinergi yang semakin kokoh ini, Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara dan UINSU optimistis dapat terus menghadirkan kampus berdampak serta mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, inovatif, dan bermanfaat luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Humas)

Skip to content