Medan (UINSU)
Rabu, 2 September 2026 — Lembaga Wakaf UIN Sumatera Utara Medan turut ambil bagian dalam pertemuan dan konsolidasi nazhir wakaf se-Sumatera Utara yang berlangsung di Ruang Rapat Unit Usaha Syariah Bank Sumut. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran WakafSumutBerkah.id pada 26 Agustus 2026 sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarnazhir dalam pengembangan perwakafan di Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, Lembaga Wakaf UIN Sumatera Utara Medan diwakili oleh Sekretaris Lembaga Wakaf, Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum., dan Bendahara Lembaga Wakaf, Mawaddah Irham, MA. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya Lembaga Wakaf UIN Sumatera Utara Medan memperluas jejaring dengan para nazhir sekaligus memahami perkembangan sistem penghimpunan wakaf yang memanfaatkan teknologi digital.

Pertemuan membahas penggunaan WakafSumutBerkah.id sebagai landing page bersama yang memuat dan memperkenalkan berbagai program wakaf dari para nazhir di Sumatera Utara. Kehadiran platform ini diharapkan dapat mengintegrasikan informasi berbagai program wakaf yang selama ini belum tersaji secara utuh, sehingga masyarakat lebih mudah menemukan program yang ingin didukung sekaligus menyalurkan wakaf.

Narasumber dari Bank Sumut Unit Usaha Syariah, Dr. Hakim Sitompul, memberikan penjelasan mengenai tata cara penggunaan landing page WakafSumutBerkah.id. Para peserta juga memperoleh pemahaman mengenai mekanisme transaksi serta penggunaan rekening Bank Sumut dalam mendukung proses penghimpunan dana wakaf.

Sejumlah program wakaf yang telah tersedia dalam landing page tersebut kemudian dipraktikkan melalui simulasi secara langsung, termasuk program yang dimiliki Lembaga Wakaf UIN Sumatera Utara Medan. Simulasi dilakukan mulai dari memilih program wakaf hingga proses pembayaran menggunakan QRIS maupun Virtual Account (VA). Praktik ini bertujuan agar para nazhir memahami secara langsung alur yang nantinya akan digunakan oleh masyarakat ketika menunaikan wakaf.

Kehadiran WakafSumutBerkah.id diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berwakaf. Masyarakat dapat memilih berbagai program yang tersedia dan menyalurkan wakaf dengan nominal yang relatif terjangkau, bahkan mulai dari Rp5.000 melalui QRIS. Kemudahan tersebut diharapkan dapat mendorong perubahan cara pandang bahwa wakaf tidak selalu harus dilakukan dengan nominal besar, tetapi juga dapat menjadi amalan yang dilakukan secara rutin sesuai kemampuan masing-masing.

Selain memberikan kemudahan dalam penyaluran wakaf, platform tersebut juga diarahkan untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan wakaf. Dengan sistem yang tersedia, perkembangan maupun pelaporan program wakaf diharapkan dapat dipantau dengan lebih baik.

Saat ini, Lembaga Wakaf UIN Sumatera Utara Medan memiliki tiga program utama, yaitu Beasiswa Mahasiswa UIN Sumatera Utara Medan, Beasiswa 100 Anak Yatim, dan Pembangunan Asrama Mahasiswa. Ketiga program tersebut menjadi bagian dari komitmen Lembaga Wakaf UIN Sumatera Utara Medan untuk mengembangkan wakaf yang memberikan manfaat nyata, terutama dalam bidang pendidikan, pembinaan mahasiswa, dan pemberdayaan sosial.

Melalui WakafSumutBerkah.id, ketiga program tersebut diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas sekaligus memberikan pilihan bagi para wakif untuk menyalurkan wakaf sesuai dengan program yang ingin mereka dukung.

Dalam pertemuan itu juga ditekankan pentingnya para nazhir memahami sekaligus menguji sistem yang akan digunakan sebelum melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Para pengurus diharapkan tidak hanya mengajak masyarakat untuk berwakaf, tetapi terlebih dahulu memahami prosesnya dengan menjadi pengguna dan melakukan simulasi secara langsung.

Prinsip yang dikedepankan dalam kegiatan tersebut adalah “kita pahami dulu dan kita berwakaf terlebih dahulu, baru mengajak orang lain berwakaf.” Dengan prinsip tersebut, para nazhir diharapkan mampu memberikan penjelasan yang lebih utuh dan meyakinkan kepada masyarakat ketika melakukan sosialisasi mengenai mekanisme wakaf melalui platform WakafSumutBerkah.id.

Selain membahas aspek teknis, pertemuan konsolidasi tersebut juga menjadi momentum bagi para nazhir untuk saling mengenal dan membangun komunikasi. Pasca-peluncuran platform pada 26 Agustus lalu, masih terdapat sejumlah nazhir yang belum memiliki kesempatan untuk berkenalan dan mendiskusikan peluang kolaborasi dalam pengembangan perwakafan di Sumatera Utara.

Melalui wadah bersama tersebut, semangat yang dibangun adalah “Wakaf Sumut untuk Orang Sumut”, yakni mendorong agar potensi wakaf yang dihimpun dari masyarakat Sumatera Utara dapat semakin besar manfaatnya bagi masyarakat Sumatera Utara melalui program-program yang dikelola secara profesional.

Bagi Lembaga Wakaf UIN Sumatera Utara Medan, keterlibatan dalam konsolidasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dengan para nazhir lainnya. Sinergi yang semakin erat diharapkan dapat menjadikan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan umat yang mudah diakses, transparan, profesional, produktif, dan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (Humas)

Skip to content