Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan resmi melepas kontingen kampus menuju arena Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) IV Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Se-Sumatera tahun 2026. Sebanyak 21 mahasiswa UINSU Medan pilihan diberangkatkan untuk bertanding langsung secara luring (offline) di UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan.
Keberangkatan 21 kontingen mahasiswa UINSU Medan membawa modal kebanggaan dan rasa percaya diri yang tinggi. Pasalnya, pada babak penyisihan cabang lomba daring (online) yang telah digelar sebelumnya, tercatat sebanyak 38 mahasiswa delegasi UINSU Medan sukses menembus babak final dan mengunci posisi enam besar di berbagai cabang perlombaan ilmiah, riset, dan seni Islami. Raihan gemilang tersebut kini menjadi suntikan motivasi bagi delegasi mahasiswa UINSU Medan untuk tampil maksimal sehingga dapat meraih medali di setiap cabang perlombaan.
Pelepasan digelar di Ruang Sidang, Biro Rektorat, Kampus II UINSU Medan, Jalan Willem Iskandar, Pasar V, Medan Estate, (28/9). Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag, dalam kesempatan tersebut diwakili secara langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Katimin, MA bersama Kepala Bagian (Kabag) Akademik dan Kemahasiswaan, Yunni Salma, S.Ag., MM serta dihadiri para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama seluruh Fakultas UINSU Medan.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Katimin, MA dalam arahannya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada mahasiswa UINSU Medan yang telah melewati tahapan latihan intensif dan pemusatan pembinaan. Ia menegaskan bahwa partisipasi UINSU Medan dalam ajang dua tahunan PKM IV PTKIN Se-Sumatera ini bukan sekadar mengejar trofi atau pengakuan podium semata. Lebih dari itu, gelanggang antarkampus ini menjadi ruang pembuktian daya cipta, pendewasaan wawasan, serta jembatan emas untuk merajut jejaring intelektual antarmahasiswa se-Sumatera.



“Kami berharap mahasiswa yang mengikuti kegiatan PKM ini dapat tampil dengan maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Yang paling penting, jaga nama baik UINSU Medan selama berada di Palembang,” tegas Prof Katimin.
Guru Besar UINSU Medan tersebut juga mengingatkan bahwa medali dan hasil akhir perlombaan bukanlah satu-satunya tolak ukur keberhasilan seorang mahasiswa. Menurutnya, proses panjang yang dilalui dalam dinamika kompetisi tingkat regional dan nasional merupakan pilar krusial dalam pembentukan karakter, mental pejuang yang tangguh, serta pengembangan kapasitas kepemimpinan.
“Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga. Bertanding dengan semangat, percaya diri, dan tetap menjunjung nilai-nilai akademik serta akhlak. Apa pun hasilnya nanti, kalian sudah membawa nama UIN Sumatera Utara dan menjadi bagian dari representasi kampus,” sambungnya membakar semangat delegasi.
Sebelumnya, Kabag Akademik dan Kemahasiswaan UINSU Medan, Yunni Salma, S.Ag., MM., memaparkan bahwa bagian kemahasiswaan UINSU Medan telah merancang rangkaian persiapan yang terstruktur dan terpadu guna memastikan kelancaran delegasi mahasiswa UINSU Medan di Palembang. Manajemen persiapan mencakup pemusatan latihan teknis, koordinasi intensif bersama dosen pembimbing, hingga dukungan logistik, sarana transportasi, konsumsi, dan pendampingan di lokasi lomba.
Yunni berharap, pencapaian fantastis 38 mahasiswa UINSU Medan yang sebelumnya telah mengamankan tiket finalis enam besar pada cabang daring dapat menular pada 21 mahasiswa UINSU Medan yang berlaga di cabang luring, sehingga mampu membuahkan hasil terbaik bagi UINSU Medan.
“Kami berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan memberikan penampilan terbaik. Persiapkan diri dengan baik, jaga kekompakan, disiplin selama kegiatan, serta selalu menjaga sikap dan nama baik UIN Sumatera Utara,” pesan Yunni Salma.
Lebih lanjut, Yunni menegaskan bahwa keikutsertaan delegasi secara masif pada PKM IV PTKIN Se-Sumatera merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam membuka ruang seluas-luasnya bagi akselerasi talenta mahasiswa UINSU Medan. Prestasi, rekam jejak, dan pengalaman empiris yang dibawa pulang dari Palembang diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus pemantik semangat bagi seluruh sivitas akademika UINSU Medan lainnya untuk terus aktif berkarya, berinovasi, dan menorehkan prestasi membanggakan.
Prosesi pelepasan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran selama perjalanan menuju UIN Raden Fatah Palembang serta sesi dokumentasi yang menegaskan kesiapan penuh mahasiswa UINSU Medan untuk mengukir sejarah prestasi gemilang di PKM IV PTKIN Se-Sumatera 2026.


